Faktor konsentrasi dan penyelesaian akhir menjadi hambatan besar yang membuat Garuda Muda gagal memecah kebuntuan.
Hal ini memperlihatkan bahwa timnas U-23 Indonesia harus segera berbenah di lini depan.
Rekor Gol Indonesia Masih Jadi Pekerjaan Rumah
Kemandulan lini serang timnas U-23 Indonesia bukanlah masalah baru yang muncul di laga ini.
Sebelumnya, setelah kemenangan telak 8-0 melawan Brunei Darussalam pada ASEAN U-23 2025 di Jakarta, performa mencetak gol menurun drastis.
Sejak saat itu, termasuk menghadapi Laos, Indonesia hanya mampu mencetak dua gol.
Lebih buruk lagi, satu di antara dua gol tersebut justru berasal dari gol bunuh diri lawan.
"Kita harus merubah secepat mungkin bagaimana cara kita mencetak gol," ujar Kadek menegaskan.
Jalan Berat Menuju Putaran Final Piala Asia U-23
Baca Juga: Gerald Vanenburg Kesal Finishing Lini Depan Tumpul, Sindir Klub Pemain
Tambahan satu poin dari hasil imbang membuat jalan Garuda Muda menuju putaran final semakin terjal.
Indonesia harus mampu memenangkan dua laga sisa melawan Makau pada Sabtu (6/9) dan Korea Selatan pada Selasa (9/9).
Kemenangan wajib menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke putaran final di Arab Saudi pada Januari 2026.
Tantangan ini tidak hanya membutuhkan ketajaman serangan, tetapi juga mental kuat menghadapi lawan-lawan tangguh.
Momen krusial ini akan menjadi pembuktian apakah Garuda Muda bisa bangkit dari kekecewaan laga perdana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya
-
Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders
-
Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan
-
Debut bersama Liverpool, Freddie Woodman Tidak Menyangka Langsung di Derbi Merseyside
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
-
Lamine Yamal Berhasil Samai Johan Cruyff
-
Superkomputer Prediksi Juara Liga Inggris Musim Ini, Arsenal atau Manchester City?