- Mauro Zijlstra mengatakan perlu beradaptasi dengan level latihan di Timnas Indonesia
- Striker FC Volendam mengatakan rekannya di skuad Garuda punya kualitas bagus
- Mauro Zijlstra gabung ke tim senior karena tidak bisa didaftarkan untuk U-23
Suara.com - Striker anyar Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra akhirnya merasakan atmosfer latihan perdana bersama skuad Garuda setelah resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).
Mauro Zijlstra mengaku senang namun juga mengakui perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan level permainan rekan-rekan barunya.
Penyerang FC Volendam ini langsung bergabung dalam sesi latihan resmi tim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Dalam sesi latihan pertamanya itu, ia tak bisa menyembunyikan kesannya terhadap kualitas tim dan fasilitas yang ada.
"Saya perlu beradaptasi dengan level latihan ini," ujar Mauro Zijlstra dikutip dari Youtube Timnas Indonesia.
"Ini sesi yang bagus dengan rekan setim baru. Rasanya menyenangkan," ujarnya.
Kehadiran Zijlstra di tim senior sendiri merupakan sebuah berkah terselubung.
Awalnya, ia diproyeksikan untuk menjadi andalan Timnas Indonesia U-23 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Namun, karena terbentur tenggat waktu pendaftaran, namanya tidak bisa dimasukkan ke dalam skuad asuhan Gerald Vanenburg.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Sepi Penonton, Simon Tahamata Bandingkan dengan Belanda
Situasi ini tidak disia-siakan oleh pelatih tim senior, Patrick Kluivert yang langsung memanggilnya untuk agenda FIFA Matchday September 2025.
Pemain berdarah Bandung ini juga memberikan pujian terhadap kondisi lapangan di Stadion Gelora Bung Tomo serta cuaca di Surabaya yang menurutnya sangat mendukung.
Ia menegaskan bahwa semua pemain di dalam tim memiliki kualitas yang sangat baik.
"Senang bertemu mereka dan lapangannya bagus. Cuacanya (Surabaya) juga bagus. Jadi menyenangkan," kata Mauro Zijlstra.
"Seperti yang saya katakan, saya pikir mereka semua bagus. Semua pemain bagus dan saya perlu beradaptasi dengan level latihan itu, tapi bagi saya ini bagus. Saya sudah berkembang lebih baik, jadi tidak apa-apa," imbuhnya
Kini fokus Zijlstra tertuju pada dua laga uji coba melawan Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September.
Berita Terkait
-
Ditahan Laos, Apa Timnas Indonesia U-23 Masih Punya Jalan ke Piala Asia?
-
Timnas Indonesia vs Taiwan: Head to Head dan Rekor Kemenangan 10-1
-
Kondisi Terkini Skuat Timnas Indonesia Jelang Lawan Taiwan Malam Ini
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Kalahkan Taiwan
-
Jadwal dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Taiwan Malam Ini di GBT
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Perjudian Besar Mikel Arteta Lawan Mansfield Town Berbuah Rekor Fantastis, Apa Itu?
-
Profil dan Instagram Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Parah
-
Putra Pertama Lahir, Motivasi Thom Haye Semakin Meledak di Persib Bandung
-
Kabar Buruk Timnas Indonesia! Teriakan Kesakitan Miliano Jonathans Dihantam Bek Bulgaria
-
Febri Haryadi Cedera Parah, Beckham Putra Kirim Doa Menyentuh
-
Suporter Sebut Maarten Paes Bak Andre Onana Usai Ajax Dibantai FC Groningen
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Arsenal Lolos Perempatfinal FA Cup, Mikel Arteta Justru Puji Suporter Mansfield Town
-
Bikin Betah! Kisah Pemain Tajikistan yang Terpikat Magis Ramadan dan Kuliner Jogja
-
Menegangkan! Spanyol Evakuasi Darurat Joselu dan Javi Martnez dari Qatar