- Mohanad Ali mencetak gol penentu kemenangan Irak di final Piala Raja melawan Thailand, namun mendapat kartu merah karena tekel keras pada Chanathip Songkrasin.
- Usai laga, ia meminta maaf kepada pelatih Graham Arnold dan Presiden Federasi Irak, Adnan Dirjal, serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
- Pelatih menasihati Ali agar bisa lebih mengendalikan diri, karena Timnas Irak butuh fokus menghadapi playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Striker Timnas Irak, Mohanad Ali, membuat janji penting usai insiden kartu merah kontroversial pada final Piala Raja melawan Thailand, Minggu (7/9/2025).
Dalam laga itu, Ali mencetak gol tunggal kemenangan Irak lewat sundulan pada menit ke-74. Namun, pada masa tambahan waktu, ia diganjar kartu merah setelah melakukan tekel keras kepada bintang Thailand, Chanathip Songkrasin.
Menurut laporan WinWin, usai pertandingan Ali terlihat kecewa dan merasa bersalah. Ia langsung berbicara dengan pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, serta Presiden Federasi Sepak Bola Irak, Adnan Dirjal.
Ali mengakui dirinya kehilangan kontrol atas emosi saat insiden terjadi. Ia meminta maaf kepada pelatih dan federasi, sekaligus berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di laga-laga mendatang.
Terutama dalam pertandingan round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Timnas Indonesia dan Arab Saudi.
"Muhannad Ali memberi tahu Arnold bahwa dia kehilangan kendali atas reaksinya dan tidak tahu mengapa dia melakukan intervensi ini, karena itu adalah tindakan yang seolah-olah tidak disengaja," kata seorang sumber kepada WinWin.
"Jadi dia meminta maaf yang keras kepada pelatih dan presiden Federasi Irak, dan pada saat yang sama membuat janji bahwa dia tidak akan mengulangi apa yang dia lakukan, terutama karena tim nasional Irak akan bermain di Kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 2026," imbuhnya.
Pelatih Graham Arnold pun memberi nasihat kepada anak asuhnya itu agar bisa lebih mengendalikan diri di lapangan. Arnold menegaskan bahwa ia ingin Timnas Irak tampil dengan semangat tinggi, namun tetap membedakan antara agresivitas dengan permainan kasar.
Janji ini menjadi penting bagi Ali, mengingat Timnas Irak tengah bersiap menghadapi playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Respons Pujian Pelatih Korsel, Kiper Timnas Indonesia U-23 Pilih Merendah
Berita Terkait
-
Respons Pujian Pelatih Korsel, Kiper Timnas Indonesia U-23 Pilih Merendah
-
Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra Bikin Joey Pelupessy Pede Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Bintang Liga Prancis Rp57,8 Miliar Tak Sabar Bela Timnas Indonesia pada Oktober
-
Gerald Vanenburg Dikasih Semangat oleh Calon Penggantinya
-
Cahya Supriadi Sukses Bikin Pelatih Korea Selatan Angkat Topi
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Jadwal Perempat Final Liga Europa 2025/26, Inggris Punya Dua Wakil
-
Calvin Verdonk Cs Tersingkir, Berikut Hasil Lengkap Leg Kedua 16 Besar Liga Europa
-
8 Tim yang Lolos ke Babak Perempat Final Liga Conference, Berikut Jadwalnya
-
FIFA Resmi Berikan 3 Sanksi untuk Israel
-
Tatap FIFA Series di Indonesia, Bulgaria Rilis Jadwal Padat dan Terbang dengan Pesawat Carter
-
Ivan Kolev Sentil Tren Naturalisasi di Timnas Indonesia: Era Saya Pemain Lokal Diutamakan
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia