- Gol kontroversial Persib Bandung memicu protes keras Persebaya Surabaya.
- VAR tidak banyak membantu dan keputusan wasit tetap disahkan.
- Persebaya Surabaya bertekad bangkit di laga berikutnya.
Suara.com - Pertandingan Super League 2025 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berakhir dengan kontroversi.
Laga digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 12 September 2025.
Gol tunggal Persib dicetak Uilliam Barros di menit ke-53.
Pertandingan sempat tertunda akibat hujan deras di babak kedua.
Akhirnya laga berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Persib Bandung.
Protes Gol Kontroversial
Persebaya Surabaya menolak menerima hasil tersebut tanpa perlawanan.
Mereka mengunggah foto bukti dugaan pelanggaran di Instagram resmi.
Foto memperlihatkan Uilliam Barros diduga menginjak kaki Francisco Rivera.
Baca Juga: Ucap Syukur Usai Debut, Eliano Reijnders Tak Sabar Tampil di Liga Champions
Kejadian itu terjadi sebelum terciptanya serangan balik Persib.
Bukti visual ini menjadi dasar protes keras Bajul Ijo.
Unggahan Resmi Persebaya
“Berawal dari Uilliam Barros menginjak kaki Francisco Rivera di daerah pertahanan tuan rumah, Persib merebut bola dan melakukan serangan balik lalu mencetak gol pada menit ke-53,” tulis akun Instagram @officialpersebaya.
“Persebaya berjuang untuk mengejar ketinggalan, namun tidak ada gol tercipta sampai akhir pertandingan,” imbuh Bajul Ijo.
Unggahan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan suporter.
Banyak yang menilai keputusan wasit terlalu cepat dalam penggunaan VAR.
Ada juga yang menilai kontak fisik wajar dalam pertandingan intens.
Jalannya Gol Kontroversial
Sebelum gol tercipta, Francisco Rivera terjatuh di kotak penalti.
Bola dikuasai pemain Persib dan langsung diarahkan ke lini depan.
Berguinho mengirim umpan matang untuk Uilliam Barros.
Striker asal Brasil itu menuntaskan peluang dengan sempurna.
Gol ini kemudian diperiksa melalui tayangan VAR.
Keputusan Wasit
Pengecekan VAR berlangsung sangat singkat di lapangan.
Wasit memutuskan gol sah meski Persebaya merasa dirugikan.
Keputusan itu memperkuat keunggulan Persib Bandung di papan klasemen.
Sebaliknya, Persebaya harus puas menerima kekalahan tipis.
Suporter Bajul Ijo ramai menyuarakan kekecewaan usai laga.
Reaksi Persebaya
“Kekalahan yang menyakitkan, tapi kita harus menatap ke depan. Evaluasi kesalahan, berlatih lebih keras, untuk lebih baik lagi,” tutup Persebaya.
Mereka bertekad bangkit di laga berikutnya Super League 2025.
Skuad Bajul Ijo kini fokus memperbaiki kelemahan lini serang.
Tim pelatih akan mengevaluasi strategi menghadapi laga selanjutnya.
Target mereka adalah kembali meraih kemenangan penting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia