- Debut Robinho yang spektakuler belum cukup membawa kemenangan bagi Manchester City
- Chelsea membalikkan keadaan melalui gol-gol kunci Lampard dan Anelka
- Kartu merah John Terry yang kontroversial menambah drama pertandingan
Suara.com - Tanggal 13 September 2008 jadi salah satu hari yang bakal diingat fans Premier League, khususnya pendukung Manchester City.
Pada malam 17 tahun lalu itu, Manchester City menjamu Chelsea di Etihad Stadium.
Malam 17 tahun lalu itu, Manchester City harus telan pil pahit di hadapan pendukungnya sendiri.
Robinho Langsung Ngegas
City baru saja kedatangan marquee signing mereka Robinho, diboyong dari Real Madrid dengan biaya fantastis 42,5 juta Euro atau setara Rp819 miliar dengan nilai konversi saat ini.
Semua mata tertuju padanya, dan Robinho menjawab ekspektasi dengan cepat.
Hanya di menit ke-13, ia sukses mencetak gol pembuka dari tendangan bebas sekitar 20 yard. Gol ini membuat fans City bersorak, berharap malam itu jadi awal indah bagi sang bintang Brasil.
Tapi, euforia itu hanya bertahan tiga menit saja.
Chelsea memanfaatkan sepak pojok dan Ricardo Carvalho langsung membalas dengan tendangan keras dari jarak dekat yang menembus atap gawang.
Skor pun langsung imbang 1-1, bikin pendukung tuan rumah deg-degan.
Baca Juga: Roy Keane Prediksi Hasil Derby Manchester ke-197: Kedua Tim Sama-sama Limbung
Chelsea Tancap Gas
Setelah menyamakan skor, Chelsea mulai mengambil kendali.
Frank Lampard jadi aktor kunci dengan golnya dari tepi kotak penalti di menit ke-53, membawa The Blues unggul 2-1.
Lalu, Nicolas Anelka menambah penderitaan City dengan gol ketiga di menit ke-69.
Etihad Stadium, yang semula dipenuhi optimisme pendukung City, mulai terasa sunyi.
Chelsea yang tampil percaya diri berhasil membalikkan tekanan menjadi kemenangan dominan, bahkan tanpa kapten John Terry di sebagian babak kedua nanti.
John Terry dan Kartu Merah Pertama
Drama belum selesai. Menit ke-77, John Terry menerima kartu merah pertama dalam kariernya.
Tag
Berita Terkait
-
Roy Keane Prediksi Hasil Derby Manchester ke-197: Kedua Tim Sama-sama Limbung
-
Kata Gianluigi Donnarumma Jelang Derby Lawan Manchester United
-
6-1 di Old Trafford: Rooney Ungkap Detik-detik Pahit Derby Manchester 14 Tahun Lalu
-
Eks Wasit yang Pernah Hina Jurgen Klopp Terjerat Kasus Video Asusila Anak
-
Derby Manchester Dalam 3 Menit: Sejarah, Drama, dan Persaingan Abadi di Premier League
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
John Herdman Coret 18 Pemain Timnas Indonesia
-
Proses Naturalisasi Jalan Terus, PSSI Tutup Rapat 2 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
-
Ada Sentuhan Orang Indonesia di Jersey Away Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Mauricio Souza Doakan 6 Pemain Persija Tembus Skuad Final Timnas Indonesia
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial