-
Cedera kapten Arab Saudi jelang lawan Indonesia.
-
Timnas Indonesia dapat keuntungan dari absennya Al-Dawsari.
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026 makin penuh drama.
Timnas Indonesia bisa mendapat keuntungan dari absennya sang kapten di laga tandang nanti.
Performa Al-Dawsari yang konsisten membuat keberadaannya di lapangan selalu menjadi ancaman serius.
Kenangan Lawan Indonesia
Nama Al-Dawsari juga tidak asing bagi Timnas Indonesia karena beberapa kali berduel di laga resmi.
Pertemuan paling diingat terjadi pada 5 September 2024 ketika Arab Saudi menjamu Indonesia di Jeddah.
Saat itu, Arab Saudi mendapat penalti yang dieksekusi langsung oleh Al-Dawsari.
Namun tendangan kerasnya berhasil dimentahkan oleh Maarten Paes yang tampil heroik di bawah mistar.
Momen itu membuat Arab Saudi gagal menang, sementara Indonesia pulang dengan hasil imbang bersejarah.
Harapan Timnas Indonesia
Baca Juga: Ernando Ari Jadi Harapan Terakhir, Rekam Jejaknya Mampu Yakinkan Kluivert?
Absennya Al-Dawsari berpotensi membuka ruang lebih luas bagi Timnas Indonesia untuk mengimbangi permainan.
Skuad Garuda diharapkan bisa tampil disiplin dalam bertahan sekaligus memaksimalkan peluang serangan balik.
Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi Indonesia dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Meski lawan masih memiliki deretan pemain bintang lain, kehilangan kapten tentu menjadi pukulan telak.
Timnas Indonesia kini menatap laga dengan optimisme lebih besar menghadapi atmosfer sulit di Jeddah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa