- Yuran Fernandes dihukum Komdis PSSI: skors 4 laga + denda Rp50 juta.
- Hukuman dipicu aksinya menolak salaman wasit saat lawan Persija Jakarta.
- Bernardo Tavares kecewa karena surat keputusan telat diterima tim.
Suara.com - Kapten PSM Makassar Yuran Fernandes kembali dijatuhi hukuman berat dari Komite Disiplin (Komdi) PSSI yaitu larangan bermain dalam 4 laga. Ini setelah yang bersangkutan menolak salaman dengan wasit.
Itu terjadi ketika PSM Makssar menjamu Persija Jakarta dalam pekan keenam Super League 2025/2026 pada 21 September lalu.
Yuran menolak berjabat tangan di awal laga saat dilakukannya koin tos. Karena kelakuannya itulah Yuran dihukum Komdis PSSI.
Selain dilarang tampil dalam 4 laga, Yuran juga duharuskan membayar denda Rp50 juta.
Yuran akan absen saat laga melawan PSIM Yogyakarta, Arema FC, Persik Kediri, dan Madura United.
Padahal belum lama ini bek asal Cape Verde tersebut baru saja lepas dari skorsing 3 bulan akibat unggahan bernada kritik di akun media sosial Instagram pribadinya.
Bernardo Tavares Kecewa
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Kecewa dengan hukuman untuk Yuran Fernandes. Terlebih, informasi yang diterima pihak Juku Eja terlambat.
Dampak dari informasi telat tersebut pun tak main-main. Tim pelatih Pasukan Ramang tidak memiliki waktu yang cukup untuk merancang strategi baru saat melawan PSIM Yogyakarta.
Baca Juga: Geger! Bek PSM Makassar Victor Luiz Aniaya Pengendara di Jalan, Videonya Viral!
"Karena surat ini, kita tidak bisa melakukan persiapan yang matang sebelum bertanding. Jadi saya pikir ini tidak adil, informasi datang terlambat dan bukan pertama kali terjadi," ujar Tavares.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Arne Slot Pastikan Mohamed Salah Kembali saat Liverpool Hadapi Aston Villa
-
Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhannya Underdog di Piala Asia 2027
-
Rincian Sanksi AFC untuk Persib Bandung, Jumlahnya Sampai Miliaran Rupiah
-
Mengenal Lebih Dalam 4 Debutan Piala Dunia 2026: Cape Verde, Curacao, Yordania, Uzbekistan
-
Ipswich Town Promosi ke Premier League, Posisi Elkan Baggott Justru Terancam Terpinggirkan
-
Kebanyakan Tampil di Kandang, PSSI Akui Timnas Indonesia Belum Menarik Bagi Negara Lain
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Bernardo Tavares Minta Persebaya Tak Remehkan Semen Padang
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
Klub Brunei DPMM FC Rekrut Kapten Persita Usai Lepas Ramadhan Sananta