- FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada FAM dan tujuh pemain Malaysia akibat pelanggaran Artikel 22 Kode Disiplin FIFA
- Hukuman ini menjadi pukulan besar bagi Harimau Malaya, yang harus menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2027 tanpa tujuh pemain utama.
- Jamal mendesak adanya reformasi besar di tubuh FAM, menegaskan bahwa kasus ini tidak hanya merusak tim nasional, tetapi juga karier para pemain.
Suara.com - Legenda Malaysia, Jamal Nasir Ismail buka suara perihal sanksi berat yang dijatuhkan FIFA kepada FAM dan 7 pemain.
FIFA menganggap Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM bersalah melanggar Artikel 22 Kode Disiplin FIFA terkait pemalsuan dokumen.
Akibatnya, tujuh pemain dijatuhi sanksi larangan bermain selama satu tahun. Selain larangan bermain, para pemain juga dikenai denda sebesar 2.000 franc Swiss, sementara FAM harus membayar 350.000 franc Swiss.
Jamal Nasir Ismail, menyebut hukuman tersebut sebagai “tamparan keras” bagi sepak bola Malaysia.
Situasi ini semakin rumit karena Malaysia akan segera memulai kembali perjuangan di Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan menghadapi Laos pada 9 Oktober mendatang.
“Ini hari kelam sepak bola Malaysia. Kita harus menghadapi kenyataan pahit dengan kehilangan tujuh pemain utama. FAM dan pelatih harus segera mencari formula baru untuk membangun tim yang solid,” kata Jamal dikutip dari Sinar Harian.
Jamal menilai, pelatih Malaysia, Peter Cklamovski, kini tidak punya pilihan selain mengandalkan pemain-pemain lokal.
Ia menekankan pentingnya membangun sinergi baru dan memberikan kepercayaan penuh kepada talenta dari kompetisi domestik.
“Kita harus yakin dengan kekuatan sendiri. Lupakan tujuh pemain yang digantung, sekarang waktunya memberi panggung bagi pemain lokal untuk membuktikan diri di level internasional,” ujarnya.
Baca Juga: Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?
Menurutnya, skandal ini justru bisa menjadi momentum untuk menunjukkan potensi anak-anak muda Malaysia di panggung Asia.
Jamal juga mendesak agar FAM melakukan reformasi menyeluruh. Ia menilai hukuman FIFA ini tidak hanya merugikan tim nasional, tetapi juga merusak karier para pemain yang terkena sanksi.
“Mereka kehilangan waktu emas dalam karier profesional. Ini bukan sekadar hukuman, tapi juga menghancurkan prospek masa depan mereka,” katanya.
Karena itu, ia meminta pihak terkait di FAM untuk bertanggung jawab penuh.
“Tidak ada yang bisa lari dari tanggung jawab. Jika ada pihak yang gagal menjaga integritas, mereka sebaiknya berani mundur,” tegas Jamal.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Teka-Teki Ivar Jenner, Betul Cedera atau Memang Sengaja untuk Disingkirkan?
-
Timnas Vietnam Resmi Ajukan Naturalisasi untuk Dua Pemain Asing Baru dari Brasil
-
Sempat Tuding Indonesia, Siapa yang Laporkan Skandal Naturalisasi Pemain Malaysia ke FIFA?
-
Naturalisasi Atlet Timnas Secepat Kilat, Kenapa Anak Keturunan WNI Malah Terancam Jadi Stateless?
-
FIFA Hukum FAM, Legenda Malaysia: Aib Besar untuk Sepak Bola Negeri Jiran!
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Jangan Salah Paham! Ini Beda Skandal Dokumen Malaysia vs Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
-
Bos Eredivisie Beberkan 2 Opsi Agar Pemain Timnas Indonesia Bisa Kembali Bermain di Belanda
-
3 Negara Kuat yang Absen di Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
-
Daftar Skuad Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Muhammad Albagir
-
Pelatih Belanda Kasih Tantangan untuk Ivar Jenner, Apa Itu?
-
Media Bulgaria Kagum dengan Permainan dan Mental Timnas Indonesia
-
Alasan Maarten Paes Lolos dari Polemik Paspor Tak Seperti Dean James Hingga Nathan Tjoe-A-On
-
Pelatih Belanda Angkat Topi dengan Penampilan Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia
-
Berpisah dengan John Herdman, Nova Arianto Mulai Blusukan Bentuk Timnas Indonesia U-20
-
Timnas Indonesia Disebut Calon Juara Piala AFF 2026 Usai Tampil Garang Lawan Bulgaria