- Sumardji menjelaskan proses awal pemilihan hotel yang disarankan oleh Federasi Arab Saudi
- Tujuan paling mendasar dari penentuan akomodasi independen
- Sesuai penetapan kalender pertandingan FIFA dan AFC
Suara.com - Keputusan mengejutkan diambil oleh PSSI terkait persiapan Timnas Indonesia menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jeddah, Arab Saudi.
Manajer timnas, Sumardji, mengkonfirmasi bahwa pihaknya secara resmi menolak rekomendasi akomodasi dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).
Penolakan ini merupakan langkah strategis yang diambil PSSI demi menjamin kenyamanan dan fokus optimal seluruh pemain Timnas Indonesia dalam menghadapi jadwal padat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mereka tidak menerima usulan tempat tinggal yang diberikan oleh tuan rumah karena telah mengirimkan tim pendahulu untuk mengecek secara langsung kondisi akomodasi di Arab Saudi.
Sumardji memberikan pernyataan detail kepada media mengenai alasan di balik keputusan PSSI menunjuk hotel lain bagi skuad Timnas Indonesia yang berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Strategi Pemilihan Akomodasi Kunci PSSI
Sumardji menjelaskan proses awal pemilihan hotel yang disarankan oleh Federasi Arab Saudi kepada pihak PSSI untuk kebutuhan akomodasi Timnas Indonesia.
Setelah dilakukan pengecekan mendalam, PSSI memutuskan bahwa Hotel Hyatt di Jeddah menjadi pilihan utama akomodasi terbaik untuk skuat Timnas Indonesia selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Arab Saudi.
Pemilihan Hotel Hyatt ini menegaskan komitmen PSSI untuk memberikan fasilitas akomodasi berkelas dunia bagi Timnas Indonesia yang berjuang di tengah persaingan sengit Kualifikasi Piala Dunia 2026 di wilayah Arab Saudi.
Baca Juga: Kacau, Protes PSSI Soal wasit Timur Tengah Masih Digantung FIFA dan AFC
Alasan Utama dan Dukungan Ketua Umum PSSI
Jauh sebelum pernyataan Sumardji, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah memberikan sinyal bahwa Timnas Indonesia akan menggunakan akomodasi yang dipilih sendiri di Arab Saudi.
Keputusan vital ini diambil oleh PSSI dengan satu tujuan utama yaitu mencegah segala kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada skuat Timnas Indonesia selama pra-pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Tujuan paling mendasar dari penentuan akomodasi independen ini adalah agar para pemain Timnas Indonesia berada dalam kondisi fisik dan mental paling prima sebelum bertarung melawan tim kuat Arab Saudi.
Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim khusus atau advance team guna melakukan survey mendalam terkait kelayakan dan keamanan akomodasi yang akan digunakan oleh Timnas Indonesia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Nah ini yang kami coba membuat tim advance sudah kami kirim, kemarin hotelnya pun kami memilih hotel yang tidak disiapkan oleh panitia," kata Erick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC
-
4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United