-
Patrick Kluivert frustrasi karena Timnas Indonesia hanya punya dua hari persiapan jelang lawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
PSSI menunda Super League, tapi mayoritas pemain abroad baru bisa bergabung saat jeda internasional resmi dimulai
-
Kluivert berharap pemusatan latihan lebih panjang, namun kini fokus memaksimalkan waktu terbatas untuk mempersiapkan skuad
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terkait waktu persiapan yang sangat mepet jelang dua laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Juru latih asal Belanda ini secara terbuka mengakui bahwa durasi yang ada saat ini jauh dari kata ideal.
Tantangan besar memang ada di depan mata bagi Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Laga perdana melawan tuan rumah Arab Saudi akan digelar pada Rabu (8/10/2025) waktu setempat.
Ironisnya jeda internasional FIFA baru akan resmi dimulai pada Senin (6/10/2025) yang berarti tim hanya memiliki waktu efektif dua hari untuk berlatih dengan skuad lengkap.
Meskipun PSSI telah mengambil langkah proaktif dengan menunda kompetisi Super League demi memberikan waktu lebih bagi para pemain lokal, hal itu hanya berdampak pada sebagian kecil skuad.
Tercatat hanya 10 dari 28 pemain yang dipanggil berasal dari klub dalam negeri. Selebihnya adalah para pemain abroad yang terikat aturan dan baru bisa dilepas oleh klubnya saat jendela internasional dibuka.
Dalam sebuah wawancara yang diunggah di kanal YouTube resmi Timnas Indonesia, Kluivert tanpa ragu mengungkapkan keluhannya.
"Tidak pernah mencukupi waktunya, tentu saja. Anda ingin melatih sesuatu yang ingin Anda lihat," ucap Patrick Kluivert.
Baca Juga: Serius Hadapi Timnas Indonesia, Irak Kirim Pemain Latihan Bareng Polisi
"Kami tahu kami mewakili negara besar sepak bola dan kita tahu apa yang kita inginkan," tambahnya.
Pernyataan ini seolah menjadi sinyal bahwa juru taktik asal Belanda itu sebenarnya mengidamkan sebuah pemusatan latihan jangka panjang.
Menyadari keterbatasan ini, Patrick Kluivert hanya bisa pasrah pada aturan yang ada dan fokus memaksimalkan waktu yang tersedia.
"Jika saja saya bisa mengubah tanggal para pemain tiba tentu saja saya akan sangat senang," ucap Kluivert.
"Tapi tidak ada yang bisa lakukan, yang paling penting adalah apa yang saya bisa lakukan sebagai pelatih adalah untuk mempersiapkan para pemain dengan baik untuk laga, demi memastikan mereka bugar. Mereka cerdas untuk tampil di level yang tepat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026, Beckham Putra: Waktu Bersama Istri..
-
Perasaan Jordi Amat Lagi Tak Baik H-5 Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Kenapa?
-
2 Pemain Paling Bersinar Jelang Timnas Indonesia vs Arab Saudi, Wajib Starter!
-
Breaking News! Patrick Kluivert Coret Emil Audero
-
Adu Lini Tengah Timnas Indonesia vs Arab Saudi dan Irak, Siapa Lebih Kreatif?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN