- Timnas Indonesia hanya diberi peluang 5% lolos ke Piala Dunia 2026 menurut Elo Ratings.
- Arab Saudi difavoritkan dengan 67% peluang, Irak 28%, dan Indonesia diprediksi jadi juru kunci.
- Meski begitu, hasil positif di laga pembuka bisa mengubah nasib Garuda.
Suara.com - Timnas Indonesia menghadapi jalan terjal di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Data dari World Football Elo Ratings memprediksi kans lolos Skuad Garuda hanya sekitar 5 persen.
Format putaran kali ini mempertemukan enam tim Asia yang terbagi dalam dua grup kecil, masing-masing berisi tiga negara.
Timnas Indonesia masuk ke Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, sementara Grup A diisi Qatar, Uni Emirat Arab, serta Oman.
Setiap tim hanya akan memainkan dua laga krusial, dan hanya juara grup yang berhak melangkah ke putaran final.
Situasi makin sulit bagi Indonesia karena seluruh laga harus dimainkan di markas lawan.
Partai pembuka melawan Arab Saudi pada 9 Oktober bakal jadi tantangan terbesar, disusul duel kontra Irak tiga hari kemudian yang bisa menentukan nasib Garuda.
Berdasarkan hitungan Elo, Arab Saudi digadang-gadang sebagai favorit dengan peluang 67 persen untuk lolos.
Irak berada di urutan kedua dengan 28 persen, sementara Indonesia diprediksi tercecer di posisi ketiga dengan probabilitas 75 persen finis sebagai juru kunci.
Baca Juga: Wasit Ahmad Al Ali Pernah Jadi 'Saksi' Kekalahan Arab Saudi, Timnas Indonesia Diuntungkan?
Meski begitu, sepak bola selalu menyimpan ruang untuk kejutan. Dalam dua pertemuan terakhir, Indonesia berhasil menahan Arab Saudi tanpa kekalahan.
Jika tren itu bisa berlanjut, persentase peluang Garuda disebut bisa melonjak hingga 31 persen.
“Laga pertama akan menentukan segalanya bagi Indonesia,” tulis World Football Elo Ratings.
Kemenangan di partai pembuka bisa menjaga asa sekaligus menambah motivasi tim.
Dengan mental juang yang kuat, bukan mustahil Skuad Garuda menulis cerita baru dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Pep Guardiola Tak Mau Ikut Campur Cari Penggantinya di Manchester City
-
Isu Wabah Ebola, Kongo Tolak Permintaan Isolasi 21 Hari Jelang Piala Dunia 2026
-
Gelandang Manchester City Kasih Selamat Eliano Reijnders Bawa Persib Bandung Juara Super League
-
Morten Hjulmand Merasa Terhormat Dikaitkan dengan Real Madrid
-
Tristan Gooijer Kedapatan Liburan di Bali, Sinyal Positif Naturalisasi Timnas Indonesia?
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
-
Tristan Gooijer Terpantau Liburan di Indonesia, Sekalian Urus Dokumen?
-
Cetak Gol Penting, Striker Muda Keturunan Bandung Antar Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Persib Bandung Raih Bonus Rp1 Miliar Usai Cetak Hattrick Juara Super League
-
Alasan Dean James Tak Dipanggil ke Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni