- PSG hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Lille meski tampil dominan.
- Luis Enrique menilai jadwal padat jadi tantangan utama menjaga performa tim.
- Pelatih PSG mengakui timnya lebih pantas menang, tapi tetap puas dengan satu poin.
Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) harus puas berbagi angka dengan Lille dalam lanjutan Ligue 1 pada Minggu (malam waktu setempat).
Hasil imbang 1-1 kontra klub yang dibela bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, itu membuat pelatih Luis Enrique mencoba berpikir realistis di tengah padatnya jadwal pertandingan.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari laman resmi klub, Senin (7/10), Enrique menilai para pemainnya tampil cukup baik meski hanya meraih satu poin.
Ia menyoroti pentingnya penyesuaian ritme permainan setelah laga berat di Liga Champions beberapa hari sebelumnya.
"Saya kira kami mengendalikan babak pertama, yang menunjukkan bahwa kami bermain bagus," ujar Enrique.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa prioritas utamanya bukan hanya soal hasil, melainkan menjaga kebugaran skuadnya.
Menurut Enrique, rotasi dan strategi harus diperhitungkan dengan cermat karena sebagian pemain akan segera memperkuat tim nasional masing-masing dalam jeda internasional mendatang.
"Saya kira semua pemain di sebelas pertama bermain dengan baik," katanya lagi.
Meski begitu, Enrique tak menutup mata terhadap kualitas lawan.
Baca Juga: Ke Mana Calvin Verdonk hingga Miliano Jonathans? Belum Datang ke Arab Saudi
Ia mengakui Lille tampil solid di bawah arahan Bruno Genesio dan memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.
Namun, eks pelatih Barcelona itu menilai PSG seharusnya bisa keluar sebagai pemenang.
"Saya pikir kami sedikit lebih layak menang dibanding mereka. Sebuah penyesalan mereka bisa menyamakan kedudukan di akhir pertandingan," sambung Enrique.
Laga tersebut berakhir imbang 1-1, dengan PSG lebih dulu unggul lewat gol Nuno Mendes sebelum Lille membalas melalui Ethan Mbappe di menit-menit akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?