- Istri Thom Haye, yang hamil enam bulan, jadi korban perlakuan kasar aparat Arab Saudi di stadion.
- Suporter Indonesia alami diskriminasi berat, sebagian dilarang masuk meski punya tiket resmi.
- FIFA dan AFC diminta investigasi penuh atas insiden yang mencoreng citra tuan rumah Piala Dunia 2034.
Suara.com - Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Jeddah menyisakan kisah kelam di luar lapangan. Bukan tentang strategi atau skor akhir, melainkan tentang perlakuan kasar dan diskriminatif terhadap pendukung serta keluarga pemain Timnas Indonesia yang hadir di Stadion King Abdullah Sports City, Rabu (8/10/2025) waktu setempat.
Salah satu korban dalam insiden itu adalah Bibeche Riva, istri dari gelandang Timnas Indonesia Thom Haye.
Perempuan asal Belanda itu tengah mengandung enam bulan saat datang ke stadion untuk memberi dukungan kepada sang suami.
Namun niat tulus itu berubah menjadi pengalaman traumatis akibat perlakuan aparat keamanan setempat.
Menurut kesaksian tim komunikasi Erick Thohir, Dede Isharudin yang hadir langsung di lokasi, Bibeche harus menunggu berjam-jam di luar stadion karena panitia menutup akses bagi penonton Indonesia di Gate 3.
Panas terik dan kerumunan yang padat membuat kondisinya drop hingga mengalami keram perut.
Beberapa saksi menyebut, petugas keamanan tak menunjukkan empati sama sekali meski Bibeche sudah menjelaskan bahwa dirinya sedang hamil.
Ironisnya, penonton lokal Arab Saudi justru dikabarkan dibiarkan masuk tanpa pemeriksaan ketat, bahkan sebagian tanpa tiket.
Sistem turnstile otomatis yang seharusnya mempermudah penonton memindai tiket elektronik disebut-sebut sengaja dimatikan, membuat ribuan suporter Indonesia tertahan tanpa kepastian.
Baca Juga: Berapa Gaji Patrick Kluivert? Dihujat usai Timnas Indonesia Kalah Lawan Arab Saudi
Situasi ini memunculkan dugaan kuat adanya tindakan diskriminatif dan terencana terhadap pendukung tim tamu.
Bibeche bukan satu-satunya yang menjadi korban. Ibu dari bek Timnas, Jay Idzes, juga hampir menjadi korban kekerasan fisik saat mencoba mencari tempat berteduh di tengah kekacauan.
Sementara kekasih Dean James harus digotong melewati barikade karena terjebak di tengah dorongan aparat.
Laporan lapangan menyebutkan, suasana di sekitar Gate 3 berubah seperti arena kepanikan massal akibat perlakuan kasar petugas.
Mathias, suporter Timnas yang datang jauh dari Prancis ke Arab Saudi untuk mendukung Garuda, menyebut bahwa insiden tersebut tidak bisa dianggap sepele.
“Kami menuntut FIFA dan AFC untuk melakukan investigasi menyeluruh atas insiden ini,” ujar Mathias di Jeddah dikutip dari keterangan tertulis tim komunikasi Erick Thohir, Dede Isharudin.
Kemarahan juga datang dari para suporter Indonesia yang hadir di stadion.
Banyak yang mengaku kecewa karena sudah membeli tiket resmi namun tidak diizinkan masuk selama berjam-jam.
“Kami datang untuk mendukung, bukan untuk dihina,” kata Mathias.
Masih dari sumber yang sama, kondisi Bibeche Riva kini dilaporkan telah membaik setelah mendapatkan perawatan dari tim medis Indonesia.
Sementara itu, belum ada tanggapan resmi dari Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) maupun pihak keamanan setempat atas laporan diskriminasi dan kekerasan tersebut.
Berita Terkait
-
Jens Raven Berambisi Pertahankan Medali Emas SEA Games, Mungkin Terwujud?
-
Suporter Indonesia Luapkan Kekecewaan di Arab Saudi: Sekarang Semuanya Ngumpul di Sini
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Timnas Indonesia Dikalahkan Arab Saudi
-
Strategi Patrick Kluivert Amankan Tiket Piala Dunia 2026: Lupakan Arab Saudi, Fokus Hantam Irak!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pemain di Belanda Ini Bisa Langsung Debut untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
-
Puji Kiprah Persib di Kompetisi Asia, AFC Siapkan Sanksi Berat untuk Maung Bandung
-
Real Madrid Tak Terima Vinicius Jadi Korban Rasisme, Pemain Muda Mereka Malah Hina Orang China
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Milomir Seslija Diberi Target 6 Poin dalam 2 Laga, Gagal Dipecat?
-
PSV Eindhoven Jadi Klub Paling Cocok untuk Mees Hilgers Musim Depan
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
-
Update Kondisi Pemain Persib Jelang Hadapi Madura United, Marc Klok Comeback?
-
Comeback Fenomenal Pemain Keturunan Indonesia, Tampil Impresif Usai Pulih dari Cedera ACL
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro