- Patrick Kluivert menilai Miliano Jonathans sebagai pemain muda dengan potensi besar dan masa depan cerah di posisi sayap kanan Timnas Indonesia.
- Dalam laga melawan Arab Saudi, Miliano tampil solid selama 64 menit dengan kontribusi signifikan dalam umpan, dribel, dan duel.
- Selain di Timnas, pemain FC Utrecht itu juga tampil konsisten di Liga Belanda dengan sembilan penampilan dan satu assist musim ini.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan pujian kepada Miliano Jonathans yang dinilainya memiliki prospek besar di dunia sepak bola.
Menurutnya, pemain berusia 21 tahun itu menunjukkan kualitas menjanjikan sebagai penyerang sayap kanan.
"Miliano adalah pemain muda yang sangat cemerlang, dengan kemampuan individu yang sangat baik. Saya pikir dia memiliki masa depan yang cerah," ujar Kluivert dalam konferensi pers jelang laga terakhir Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Irak, Jumat.
Sejak resmi menjadi warga negara Indonesia, Miliano telah tampil tiga kali bersama skuad Garuda. Laga terakhirnya terjadi saat menghadapi Arab Saudi, di mana ia bermain selama 64 menit sebelum digantikan oleh Thom Haye.
Berdasarkan data Sofascore, pemain FC Utrecht itu mencatatkan performa cukup baik dengan 29 sentuhan, 16 umpan berakurasi 75 persen, satu umpan kunci, satu umpan panjang sukses, dua dribel berhasil, empat kemenangan duel darat, satu duel udara sukses, serta satu tekel.
Kluivert juga menilai Miliano memiliki atribut penting yang membuatnya berharga bagi tim.
"Apa yang dia bawa adalah kecepatan yang sangat positif, kualitas individu yang sangat baik. Dia adalah pemain tim dan dia adalah pemain yang sangat mudah dilatih dan itu juga sangat penting," ucap Kluivert.
Tak hanya tampil menjanjikan bersama Timnas Indonesia, pemain kelahiran Arnhem, Belanda, itu juga menunjukkan konsistensi di level klub.
Bersama FC Utrecht, Miliano telah tampil sembilan kali di musim ini dan menorehkan satu assist, yang tercipta saat membantu gol Derry Murkin dalam laga kontra Feyenoord pada pekan kedelapan Liga Belanda sebelum jeda internasional.
Baca Juga: Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Irak, Skuad Garuda Dibayangi Rapor Merah
(Antara)
Berita Terkait
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Irak, Skuad Garuda Dibayangi Rapor Merah
-
Kadek Arel: Kami Baru Gabung Satu Minggu
-
Indra Sjafri Buka Suara jika Klub Luar Negeri Enggan Lepas Pemain
-
Indra Sjafri Tidak Mau 'Negatif Thinking' soal Rafael Struick
-
Kalah dari India, Indra Sjafri Minta Diberi Waktu untuk Berproses
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja