-
Kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan memicu kritik tajam terhadap PSSI.
-
Pemecatan Shin Tae-yong dianggap tergesa-gesa oleh publik, terutama karena ia adalah sosok yang membangkitkan harapan sepak bola nasional.
-
Erick Thohir menyebut lima alasan utama di balik pemecatan STY, mulai dari kegagalan di Piala AFF hingga konflik internal dan strategi jangka panjang federasi.
Mantan Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan, mengungkap bahwa suasana ruang ganti Timnas Indonesia sempat memanas akibat sikap Shin Tae-yong yang enggan berdiskusi dengan manajemen.
Ketegangan ini dinilai mengganggu keharmonisan tim dan proses pengambilan keputusan.
4. Masalah Komunikasi yang Berulang
Masalah komunikasi bukan hal baru bagi Shin Tae-yong. Erick Thohir pernah mengungkit gaya komunikasi STY yang dinilai tidak efektif, baik dengan pemain maupun staf pelatih.
Hal ini juga menjadi alasan pemecatannya dari klub Ulsan HD di Korea Selatan.
5. Evaluasi Menyeluruh dan Perubahan Strategi Jangka Panjang
Erick Thohir menegaskan bahwa semua pertandingan Timnas Indonesia selalu dievaluasi secara menyeluruh.
Pemecatan Shin Tae-yong bukan keputusan mendadak, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun tim nasional yang lebih kompetitif dan profesional.
Baca Juga: Media Vietnam Curiga Wasit Ma Ning Punya Dendam Pribadi ke Timnas Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
-
Kolaborasi Epik! Legenda Timnas Indonesia Setim Eks Juventus hingga Madrid di Clash of Legends
-
Persija Jakarta Gelar Workshop Fotografi di GBK Saat Laga Kontra Persebaya
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
-
Justin Hubner Ungkap Sebuah Penyesalan Kepada Lewis Holtby
-
Asa Juara Sirna Dilibas Persija, Persebaya Surabaya Fokus Akhiri Musim Sebaik Mungkin
-
Calvin Verdonk Berpeluang Main di Liga Champions, Lille Semakin Kokoh di 3 Besar
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Makin Gacor di Luar Negeri, Kapan Dinaturalisasi?
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
Kekalahan Tipis dari Thailand di Final Piala AFF 2026, Ini Kata Ketum FFI