-
Ancelotti sukses bersama Brasil dengan tiga kemenangan dari lima laga dan mendapat pujian CBF.
-
Arya Sinulingga dulu membandingkan Patrick Kluivert dengan Carlo Ancelotti karena gaya kepemimpinan emosional, bukan taktik.
-
Kluivert gagal memenuhi ekspektasi setelah catatan buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Timnas Indonesia.
Suara.com - Sebuah perbandingan antara Carlo Ancelotti dan Patrick Kluivert yang dulu sempat dilontarkan oleh Exco PSSI kini terasa seperti sebuah ironi.
Patrick Kluivert yang saat pertama kali ditunjuk menukangi Timnas Indonesia pada awal 2025 disamakan dengan pelatih sekelas Carlo Ancelotti, tapi justru memiliki rapor statistik yang berbeda 180 derajat.
Saat PSSI menunjuk juru taktik Belanda itu, Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga membandingkannya dengan Ancelotti.
Ia menyoroti kemiripan gaya kepemimpinan keduanya yang lebih mengandalkan pendekatan emosional ketimbang kejeniusan taktik semata.
“Maka ini seperti mencari Carlo Ancelotti. Ancelotti apakah jago di teknis? Ayo. Enggak kan? Tapi Ancelotti jagoan meramu dan melakukan pendekatan-pendekatan emosi kepada pemain-pemainnya,” kata Arya Sinulingga kala itu.
Namun, setelah sama-sama menjalani tugasnya di tahun 2025, perbandingan statistik keduanya menunjukkan hasil yang bak langit dan bumi.
Carlo Ancelotti
Don Carlo memulai petualangannya bersama tim Samba pada 26 Mei 2025. Meskipun sempat mendapat sorotan di awal, rapornya terbilang cukup positif dan kini menuai apresiasi dari Federasi Sepak Bola Brasil (CBF).
Sejak pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Brasil, eks Real Madrid ini tercatat sudah memimpin lima laga.
Hasilnya cukup memuaskan karena Brasil tercatat menang tiga kali, sekali imbang, dan baru sekali kalah dalam berbagai ajang. Artinya presentase kemenangannya mencapai 60 persen.
Baca Juga: Justin Hubner Bicara Blak-blakan Usai Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Catatan ini membuat juru latih asal Italia ini menyamai pelatih Brasil sebelumnya dengan jumlah kebobolan paling sedikit dalam lima pertandingan pertama bersama tim Samba.
Alhail CBF puas dengan performa Ancelotti dan eks AC Milan tersebut dikabarkan akan diikat kontrak sampai Piala Dunia 2030 mendatang.
Patrick Kluivert
Di sisi lain, Patrick Kluivert yang juga memulai tugasnya di awal 2025, justru mencatatkan rapor merah yang berujung pada kegagalan target utama.
Patrick Kluivert memimpin Timnas Indonesia dalam enam pertandingan resmi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ketika ronde ketiga, skuad Garuda menghadapi Austalia, China, Bahrain, dan Jepang yang hasilnya adalah dua kalah dan dua menang.
Dua kemenangan diraih saat bermain di kandang melawan Bahrain serta Jepang. Tapi tumbang atas Australia dan Jepang ketika bertandang.
Berita Terkait
-
Terbongkar! Carlo Ancelotti Digaji Bukan dari Uang Pemerintah Brasil
-
Komisi X DPR Minta Patrick Kluivert Dievaluasi Usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Asnawi Mangkualam Kenang Momentum Indah Bersama STY
-
Rizky Ridho Minta Maaf, Belum Bisa Wujudkan Mimpi ke Piala Dunia 2026
-
Jebolan MU Kubur Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Dapat Pujian Selangit
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Persib Juara Paruh Musim, Teja Paku Alam Kirim Kode untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Muka Masam Sir Alex Ferguson Usai Manchester United Ulangi Rekor Buruk 44 Tahun Lalu
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit
-
Ditolak Tunisia, Patrick Kluivert Tak Laku Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
-
Panggung Perdana John Herdman: Pimpin Timnas Indonesia Lawan Raksasa Eropa
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
-
Persembahkan 4 Gelar, Ini Kata-kata Hansi Flick Usai Bawa Barcelona Hajar Real Madrid di Final
-
John Herdman Kurang Fit, Kelelahan?