-
DPR desak PSSI evaluasi total pasca kegagalan.
-
Fokus pembenahan liga dan pembinaan usia dini.
-
Target utama PSSI adalah lolos Piala Dunia 2030.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta induk sepak bola Indonesia yakni PSSI untuk melakukan evaluasi pembenahan pasca Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Menurutnya, harus ada sejumlah evaluasi yang dilakukan demi target lolos Piala Dunia 2030.
"Meminta PSSI melakukan evaluasi. Kita harus persiapkan dari sekarang untuk target 2030," kata Lalu kepada Suara.com, Senin (13/10/2025).
Evaluasi itu meliputi, kata dia, perbaikan liga di dalam negeri hingga pembinaan usia dini harus digenjot.
"Liga-liga kita harus bagus, dan tentunya pembinaan usia dini harus dilakukan," katanya.
Menurutnya, peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia berikutnya masih terbuka lebar, hanya saja ia mengingatkan perlu adanya peningkatan lebih baik.
"Sangat bagus dan optimis karena saat ini level kita sudah bagus dan naik itu perlu terus ditingkatkan perbaiki liga untuk tetus menjadi profesional dan pembinaan terhadap pemain muda harus terus dilakukan," pungkasnya.
Dalam kesempatan sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia karena tim nasional Indonesia belum mampu lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Irak.
'"Kami memohon maaf mimpi (Indonesia) masuk ke Piala Dunia 2026) belum bisa kami wujudkan," tulis Erick Thohir dalam akun media sosialnya yang dipantau di Jakarta, Minggu.
Baca Juga: Rizky Ridho Minta Maaf, Belum Bisa Wujudkan Mimpi ke Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia dipastikan gagal ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dari Irak dengan skor akhir 0-1 dalam laga putaran ke empat kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu dini hari waktu Indonesia bagian barat (WIB).
Indonesia memberikan perlawanan yang sengit namun gol semata wayang Irak yang dicetak Zidane Iqbal mengubur mimpi skuad Garuda untuk melangkah ke Piala Dunia.
Kekalahan itu merupakan yang kedua setelah skuad asuhan pelatih Patrick Kluivert menelan kekalahan 2-3 pada laga sebelumnya melawan Arab Saudi.
Erick Thohir menyampaikan terima kasih kepada para suporter, pemain, dan ofisial yang telah berjuang membawa Indonesia melangkah jauh hingga ke putaran ke empat kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Pertama kali dalam sejarah Indonesia bisa melangkah sejauh ini," tulis Erick Thohir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Tampil Cuma Beberapa Detik, Elkan Baggott Bantu Ipswich Town Singkirkan Mantan dari Piala FA
-
Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
-
Gestur Mbappe Jadi Sorotan, Pemain Real Madrid Tolak Beri Guard of Honour untuk Barcelona
-
Raphinha Menggila, Lewandowski Mematikan, Hansi Flick: Dominasi Baru Blaugrana
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
Kabar Manis untuk John Herdman, Elkan Baggott Akhirnya Kembali Tampil di Level Senior
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Punya Rekor Buruk, Liverpool Pandang Serius Duel Lawan Klub Kasta Ketiga Ini
-
Kabar Buruk untuk Liverpool, Conor Bradley Menepi Hingga Akhir Musim
-
Persib Bandung Kecam Ancaman Pembunuhan Terhadap Keluarga Thom Haye