- Mauricio Souza memberi dukungan mental untuk Rizky Ridho dan Jordi Amat usai kegagalan di Timnas.
- Pelatih asal Brasil itu minta keduanya fokus membawa Persija bangkit di Super League 2025/2026.
- Souza menegaskan kesalahan individu tak bisa jadi patokan menilai performa pemain.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan dorongan moral kepada dua pemainnya, Rizky Ridho dan Jordi Amat, setelah keduanya kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Ridho dan Jordi menjadi bagian dari skuad Garuda yang harus menelan dua kekalahan menyakitkan 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia dipastikan gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026, sekaligus meninggalkan kekecewaan mendalam bagi para pemain.
Meski demikian, Mauricio Souza menegaskan bahwa kondisi mental kedua bek andalannya itu tetap stabil.
Ia justru melihat keduanya kini berusaha mengalihkan fokus penuh ke klub untuk membantu Persija bangkit di kompetisi Super League 2025/2026.
"Kami sangat menyesal tim nasional tidak berhasil lolos. Menurut saya, tinggal sedikit lagi untuk lolos. Tapi sekarang itu sudah menjadi masa lalu. Saya percaya dan berharap sekarang mereka lebih tenang," kata Mauricio Souza saat ditemui usai pimpin latihan.
Souza memahami beban besar yang sempat ditanggung Ridho dan Jordi ketika memperkuat tim nasional.
Namun, kini ia meminta keduanya untuk kembali menatap ke depan dan mempersembahkan performa terbaik untuk Persija.
"Sebelumnya mereka punya tanggung jawab besar main dua laga penting bersama tim nasional. Sekarang fokusnya kembali ke sini. Fokus ke klub," tambahnya.
Baca Juga: Senasib dengan Timnas Indonesia, Bintang Irak Aymen Hussein Kecam Sistem Kualifikasi Zona Asia
Pelatih asal Brasil itu juga membela Ridho yang sempat menjadi sorotan setelah dinilai melakukan kesalahan saat melawan Irak.
Menurut Souza, satu momen tidak bisa dijadikan ukuran untuk menilai performa seorang pemain secara keseluruhan.
"Saya tidak setuju kalau dibilang Ridho bermain buruk. Itu hanya satu momen. Dalam sepak bola, semua orang bisa salah," jelasnya.
"Kekalahan tidak pernah karena satu pemain saja. Semua pemain terlibat, jadi semua punya tanggung jawab. Semua tahu Rido pemain hebat," pungkasnya.
Dengan dukungan penuh dari sang pelatih, Souza berharap Ridho dan Jordi bisa segera kembali ke performa terbaiknya dan menjadi pilar utama Persija dalam sisa musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Pemain Keturunan Depok Ngebet Mau Bela Timnas Indonesia Meski Isu Paspoorgate Mencuat
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Dihajar Vietnam, Pelatih Malaysia Beri Peringatan Keras Jelang Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI
-
Pelatih Belanda Bingung Disinggung Soal Paspoorgate Bisa Berdampak Besar Bagi Pemain Indonesia
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak