- Saul Niguez mengungkap alasan kepergiannya dari Atletico Madrid
- Meski tersingkir dari proyek tim, Saul tetap menunjukkan rasa hormat dan apresiasi kepada Simeone
- Saul menilai masa depan Simeone di Atletico sangat bergantung pada hubungan dengan para pemain
Suara.com - Eks gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, mengungkap kisah menarik di balik perpisahannya dengan klub yang telah ia bela selama 17 tahun.
Dalam wawancara bersama Cadena SER, pemain yang kini memperkuat Flamengo itu juga memberikan pandangan jujur soal masa depan pelatih Diego Simeone.
Saúl mengenang momen saat Simeone secara langsung menyampaikan bahwa dirinya tak lagi masuk dalam rencana tim.
“Simeone bilang padaku, ‘Musim depan aku lebih memilih kamu tidak di sini. Aku ingin mengandalkan pemain lain,’” ujar Saul.
Alih-alih kecewa, Saul mengaku menghormati keputusan sang pelatih yang telah membesarkannya.
“Aku bilang padanya, ‘Bos, terima kasih karena sudah mewujudkan mimpiku bermain untuk Atletico. Kamu sudah mengajarkanku banyak hal. Aku akan menemukan jalanku sendiri,’” tuturnya.
Setelah percakapan tersebut, Saul resmi meninggalkan Wanda Metropolitano dan bergabung dengan Flamengo pada musim panas lalu.
Bersama Los Rojiblancos, ia mencatat 427 penampilan, mencetak 48 gol dan 26 assist.
Ia juga mempersembahkan satu gelar LaLiga, dua trofi Liga Europa, dan sempat tampil di final Liga Champions 2015/16.
Baca Juga: Barcelona Incar Bintang Atletico Madrid, Masa Depan Dani Olmo Bisa Terancam
Meski kini berkarier di Brasil, Saul masih menaruh rasa hormat besar kepada Simeone, yang telah memimpin Atletico sejak 2011.
Namun, ia menilai masa depan sang pelatih akan bergantung pada seberapa besar pengaruhnya di ruang ganti.
“Simeone hidup di momen. Kalau suatu saat pesannya tidak lagi sampai ke pemain, dia akan pergi,” ujar Saul.
“Tapi sekarang bukan waktunya. Timnya kuat, klub terus berkembang, dan dia masih punya semangat besar. Aku yakin dia akan bertahan lama.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Barcelona Incar Bintang Atletico Madrid, Masa Depan Dani Olmo Bisa Terancam
-
Ekonom Bongkar Badai Finansial Barcelona: Kerugian Bisa Tembus Rp1,85 T
-
Roy Keane Ngebet Musuh David Beckham Jadi Pengganti Amorim di Manchester United
-
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Eintracht Frankfurt: Adu Tajam2Tim Usai Pesta Gol
-
Nasib Facundo Garces di Klub Sudah Ditentukan, Mirip Mees Hilgers di FC Twente
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
Terkini
-
Ada Apa dengan Garuda Pertiwi? Alasan Satoru Mochizuki Minta Maaf Usai Keok dari Singapura
-
Bursa Transfer City, Ambisi Rekrut Elliot Anderson Terganjal Mahar Rp2,9 Triliun dari Forest
-
Erick Thohir Angkat Topi Melihat Pemain-pemain Pilihan John Herdman
-
Takefusa Kubo: Timnas Jepang Lebih Percaya Diri, Yakin Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026
-
PSSI Cetak Rekor MURI, Gelar Kursus untuk 3.000 Pelatih Sepak Bola dan Futsal
-
Klaim Calon Presiden Real Madrid Dibantah, Erling Haaland Tegaskan Setia di Manchester City
-
Satoru Mochizuki Minta Maaf Usai Timnas Putri Indonesia Takluk 0-2 dari Singapura
-
Toma Junior Popov Jagokan Prancis Juara Piala Dunia, Sebut Michael Olise Lebih Gacor dari Mbappe
-
Siapa Pemain Tertua Piala Dunia 2026? Bukan Cristiano Ronaldo
-
Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam