- Kylian Mbappé menilai Carlo Ancelotti dan Xabi Alonso memiliki gaya kepelatihan berbeda
- Sejak dilatih Alonso, Real Madrid menunjukkan kebangkitan signifikan dengan memuncaki klasemen LaLiga
- Penyerang asal Prancis itu menegaskan pentingnya musim ini, baik untuk Real Madrid maupun timnas Prancis
Suara.com - Kylian Mbappe, tengah menikmati performa terbaiknya di bawah asuhan pelatih Xabi Alonso di Real Madrid.
Dalam wawancara bersama Movistar+, penyerang asal Prancis itu membandingkan sang pelatih muda dengan pendahulunya, Carlo Ancelotti, yang meninggalkan Madrid pada akhir musim lalu.
Musim ini menjadi era baru bagi Los Blancos. Setelah gagal merebut gelar LaLiga dan Liga Champions musim lalu, Madrid menunjuk Alonso untuk memimpin skuad Galácticos.
Hasilnya sejauh ini positif, Real Madrid memuncaki klasemen LaLiga setelah delapan laga.
Mbappé pun memuji gaya kepemimpinan Alonso yang berbeda dari Ancelotti.
“Mereka dua pelatih dari generasi berbeda,” ujar Mbappe.
“Ancelotti adalah salah satu pelatih terbaik dalam sejarah. Bermain di bawah arahannya selalu menyenangkan karena dia dekat dengan para pemain.”
Namun, kapten timnas Prancis itu melihat Alonso memiliki energi dan ambisi yang khas pelatih muda.
“Xabi lebih muda, lebih bersemangat, dan punya dorongan besar untuk membuktikan diri di Real Madrid. Ini kesempatan pertamanya melatih klub terbaik di dunia, dan kami akan berjuang bersamanya untuk memenangkan sebanyak mungkin trofi,” lanjutnya.
Baca Juga: Real Madrid Kepincut Pemain Asuhan Carlo Ancelotti, Siap Keluarkan Dana Fantastis
Sejak kedatangannya di Santiago Bernabeu, Mbappe langsung tampil menggila.
Pemain berusia 26 tahun itu sudah mencetak sembilan gol dan dua assist di LaLiga, serta menambah lima gol di Liga Champions melawan Olympique Marseille dan Kairat Almaty.
“Musim ini sangat penting, bukan hanya untuk Real Madrid, tapi juga untuk tim nasional Prancis. Kami mulai memahami apa yang diinginkan pelatih, tapi masih harus terus berkembang agar bisa mencapai level tertinggi,” tambahnya.
Dengan Alonso di pinggir lapangan dan Mbappé di lini depan, Real Madrid kembali terlihat menakutkan.
Mereka unggul dua poin dari Barcelona di puncak klasemen dan tengah bersiap menghadapi periode krusial, tandang ke Getafe (19 Oktober), duel berat melawan Juventus di Liga Champions (22 Oktober), dan puncaknya, El Clásico kontra Barcelona (26 Oktober).
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Real Madrid Kepincut Pemain Asuhan Carlo Ancelotti, Siap Keluarkan Dana Fantastis
-
Lamine Yamal Kerap Dihujat, Kylian Mbappe: Tiap Orang Bisa Salah, Gak Usah Lebay!
-
Endrick Bisa Angkat Koper dari Real Madrid, Juventus Siap Menampung
-
Dua Tahun Bersama Messi, Kylian Mbappe Mengaku Ini yang Mengubah Kariernya
-
Sama-sama Pelatih Baru di 2025, Statistik Carlo Ancelotti dan Patrick Kluivert Bak Langit dan Bumi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen