-
Jesús Casas muncul sebagai kandidat kuat pengganti Patrick Kluivert untuk melatih Timnas Indonesia.
-
Casas berpengalaman sebagai asisten pelatih Timnas Spanyol dan analis di Barcelona.
Ia sukses membawa Irak juara Piala Teluk Arab 2023 dan menumbangkan Jepang di Piala Asia 2023.
Suara.com - Pasca resmi berpisah dengan Patrick Kluivert, bursa calon pelatih baru Timnas Indonesia langsung memanas dan nama Jesus Casas menjadi idaman.
Kegagalan total di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang menjadi akhir dari era Patrick Kluivert bersama skuad Garuda.
Kini harapan besar disematkan pada sosok pelatih baru dan Jesús Casas dinilai memiliki semua kriteria yang dibutuhkan untuk membawa perubahan jika ditunjuk PSSI menangani Timnas Indonesia.
Lantas, sehebat apa rekam jejak pelatih kelahiran 23 Oktober 1973 ini
Jesus Casas memulai karier kepelatihannya di usia yang relatif muda 29 tahun bersama tim junior Cádiz CF.
Namun, namanya mulai dikenal saat ia menapaki karier sebagai analis pertandingan. Ia sempat bekerja untuk SD Eibar dan Barcelona B sebelum akhirnya ditarik menjadi pencari bakat dan analis untuk tim utama FC Barcelona.
Lompatan terbesar dalam kariernya terjadi pada 2018. Ia dipercaya untuk masuk ke dalam jajaran staf kepelatihan Timnas Spanyol, menjadi asisten bagi Luis Enrique dan Robert Moreno.
Selama empat tahun (2018-2022) mengabdi untuk La Furia Roja, Casas mengumpulkan pengalaman tak ternilai di level tertinggi sepak bola internasional.
Puncak kariernya sebagai pelatih kepala datang saat ia dipercaya menukangi Timnas Irak pada November 2022.
Tak butuh waktu lama, ia langsung mengukir sejarah. Casas sukses membawa Singa Mesopotamia menjuarai Piala Teluk Arab 2023, sebuah gelar yang telah dinantikan selama 35 tahun.
Kejeniusan taktiknya kembali terlihat di panggung Piala Asia 2023. Di bawah arahannya, Irak secara mengejutkan berhasil menumbangkan raksasa Jepang 2-1 di fase grup.
Sayangnya perjalanan impresifnya harus berakhir pada 27 Maret 2025, setelah Irak menelan kekalahan dari Palestina di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang berujung pada pemecatannya.
Dengan statusnya yang kini tanpa klub dan rekam jejaknya yang mentereng, memadukan pengalaman analisis di level klub elite dengan kesuksesan di panggung internasional Asia, Jesús Casas jelas menjadi salah satu kandidat paling potensial dan menarik untuk menjadi nakhoda baru Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Angkat Kaki dari Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Blak-blakan
-
Baru Dipecat PSSI, Patrick Kluivert Malah Jadi Idola Publik Irak dan Diminta Gantikan Graham Arnold
-
Coach Justin: Nggak Kaget Patrick Kluivert Dipecat, Ini Udah Parah
-
Coach Justin Usul Pengganti Patrick Kluivert dari Jepang
-
Coach Justin Prediksi Pelatih Baru Timnas Indonesia dari Jepang
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan