- Membawa Uzbekistan ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
- Dikenal sebagai pelatih disiplin dengan gaya menyerang yang efektif.
- Masuk radar calon pelatih baru Timnas Indonesia pasca era Kluivert.
Suara.com - Ketika Uzbekistan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, satu nama langsung jadi buah bibir di Asia: Timur Kapadze. Kini, namanya kembali disebut-sebut, khususnya karena dianggap cocok menggantikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Pelatih berusia 43 tahun itu bukan hanya membawa negaranya mencatat sejarah, tapi juga memamerkan pendekatan modern yang menyeimbangkan ketegasan taktik dan kebebasan menyerang.
Padahal, Kapadze belum lama duduk di kursi pelatih kepala. Ia baru resmi menangani timnas senior pada 22 Januari 2025, menggantikan Srecko Katanec yang mundur karena alasan kesehatan.
Namun dalam waktu singkat, pria kelahiran Andijan itu sukses mengubah wajah Serigala Putih menjadi tim yang solid, berani, dan konsisten.
Perjalanan Cepat Menuju Puncak Asia
Sejak mengambil alih, Uzbekistan tampil luar biasa di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dalam 10 pertandingan, mereka mencatat 6 kemenangan, 3 seri, dan hanya 1 kekalahan, menempati posisi kedua di bawah Iran — negara langganan Piala Dunia.
Tak hanya itu, Kapadze juga mempersembahkan trofi CAFA Nations Cup 2025, turnamen antarnegara Asia Tengah.
Ciri khas tim asuhannya jelas terlihat: pressing tinggi, transisi cepat, dan disiplin ketat saat bertahan.
Baca Juga: Dunia Ikut Soroti PSSI Pecat Patrick Kluivert, Dibahas Jurnalis Kawakan Negeri Pizza
Dari FC Olympic ke Panggung Dunia
Sebelum dikenal publik dunia, Kapadze sudah membangun reputasi lewat kerja panjang di level muda.
Ia melatih Timnas Uzbekistan U-23, tim yang untuk pertama kalinya berhasil lolos ke Olimpiade Paris 2024.
Pencapaian itu tak lepas dari keberaniannya mengelola FC Olympic, klub khusus pemain U-23 yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Uzbekistan.
Bersama FC Olympic (2021–2024), Kapadze mencatat 37 kemenangan, 31 hasil imbang, dan 33 kekalahan dari 101 laga.
Angka yang tak istimewa di atas kertas, tapi cukup membuktikan kemampuannya menjaga kestabilan tim muda di kompetisi profesional yang penuh tekanan.
Berita Terkait
-
Adu Calon Pelatih Timnas Indonesia: Jesus Casas vs Timur Kapadze, Siapa Layak Gantikan Kluivert?
-
Media Uzbekistan Anggap Timnas Indonesia Bakal Cocok Dilatih Timur Kapadze
-
Bukan Piala Dunia, Ini Janji Manis yang Gagal Ditepati Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Masuk Skuad Sea Games, Duet Marceng-Ivar Jenner Bakal Tersaji di Timnas Indonesia
-
Dunia Ikut Soroti PSSI Pecat Patrick Kluivert, Dibahas Jurnalis Kawakan Negeri Pizza
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Partai Hidup Mati! Link Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam, Kick Off 19:30 WIB
-
Cuma Butuh Imbang, Pelatih Vietnam Ngaku Gemetar Hadapi Timnas Indonesia U-17 di Sidoarjo
-
Media Vietnam Soroti Pesimisme Kurniawan Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia U-17
-
Malam yang Berat Buat Garnacho! Dibanting Luke Shaw, Diolok-olok Pemain MU di Sosmed
-
Wow! Naik Kereta 15 Menit di Piala Dunia 2026, Suporter Inggris Wajib Bayar Rp2 Juta
-
Dewa United vs Persib Bandung, Marc Klok Bawa Misi Khusus di Tanah Jawara
-
Persib Siap Tempur! Bojan Hodak Bidik 3 Poin di Kandang Dewa United
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?
-
Atmosfer GBK Bikin Ronaldo Nazario Merinding: Terima Kasih Indonesia