- Pelatih Cristian Chivu menyiapkan Inter Milan dengan strategi menyerang cepat melawan AS Roma.
- Lini tengah Inter yang dinamis, khususnya Henrikh Mkhitaryan, diharapkan menyeimbangkan permainan
- ertarungan di sisi lapangan antara Dumfries/Dimarco melawan Wesley/Tsimikas (atau Rensch) diprediksi menjadi faktor penentu
Suara.com - Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyiapkan timnya jelang melawan AS Roma di Stadion Olimpico dalam lanjutan Serie A.
Chivu disebut akan menerapkan taktik dengan pendekatan menyerang cepat berbasis garis vertikal menuju striker, serta menekan bek tengah Roma untuk memaksimalkan peluang sejak menit awal.
Strategi ini dianggap bisa memberi keuntungan bagi Nerazzurri, mengingat Roma masih menyesuaikan diri dengan filosofi Gian Piero Gasperini.
“Inter akan tetap tak terduga, meski tanpa Thuram,” tulis La Gazzetta.
Intensitas permainan, passing vertikal, dan kedalaman lini tengah menjadi kunci dalam rencana Chivu menghadapi tim ibu kota.
Duel di sisi lapangan diprediksi akan menentukan arah permainan. Denzel Dumfries dan Dimarco akan bertemu Wesley dan Tsimikas (atau Rensch, mengingat cedera Angelino).
Lini tengah Inter yang dinamis diharapkan menyeimbangkan permainan, dengan Henrikh Mkhitaryan memegang peran ganda, mendukung Bastoni dan Dimarco secara defensif, sekaligus menutup jalur umpan ke Soule, pemain paling berbahaya Roma.
“Koné adalah senjata rahasia Roma, tapi Chivu menetralkan ancaman itu dengan pergerakan dan kedinamisan lini tengah Inter,” tambah Gazzetta.
Susunan Pemain Inter Milan hadapi AS Roma
Baca Juga: Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
Formasi 3-5-2 diperkirakan akan digunakan Inter Milan. Chivu diprediksi akan terunkan starting XI sebagai berikut:
Sommer; Akanji, Acerbi, Bastoni; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Bonny, Lautaro Martinez.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
-
Sindiran Telak Gian Gasperini: Semua Klub Serie A Kejar Cuan Bukan Scudetto
-
Rahasia Lama Terungkap: Pirlo dan Cristiano Ronaldo Tak Pernah Satu Frekuensi
-
Prediksi AS Roma vs Inter Milan: Adu Taktik Gasperini vs Chivu, Siapa Lebih Unggul?
-
Jadwal Liga Italia 18-21 Oktober 2025: AS Roma Ancam Inter Milan, Idzes Siap Bawa Sassuolo Menang
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Kata-kata John Herdman Pikul Beban Ekspetasi 280 Juta Rakyat Indonesia
-
Saddil Ramdani Rasakan Aura Positif Thom Haye, Mentalitas Eropa Jadi Pembeda Persib Bandung
-
John Herdman Hubungi Langsung Gelandang Serang Muda, Jadi Andalan Timnas Indonesia?
-
Dokumen Gaji Bocor! Presiden FIFA Kantongi Rp46,4M, Belanja Kasur Seharga Rumah
-
Kenapa Persija Lepas Gustavo Franca, Gabung Arema FC?
-
Saddil Ramdani Intip Peluang Comeback ke Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Ancaman Tarif Trump Picu Jerman Ambil Langkah Ekstrem, Ini 9 Negara yang Pernah Boikot Piala Dunia
-
Hadapi Manchester United, Arteta Diminta Pinggirkan Viktor Gyokeres dan Pasang Jesus
-
Legenda Persib Bandung Berharap John Herdman Bisa Lebih dari Shin Tae-yong
-
Siapa Layvin Kurzawa? Bek PSG Dikabarkan ke Persib Bandung