- Tim merah Putih punya misi berat yaitu mempertahankan medali emas.
- Sebelum SEA Games 2025 rencananya Timnas Indonesia akan menggelar training camp (TC) sebanyak dua kali.
- Timnas Indonesia U-22 tergabung dalam Grup C SEA Games 2025 bersama Timnas Myanmar, Timnas Filipina, dan Timnas Singapura.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri sedang berupaya menemukan pemain terbaik dari hasil training camp (TC) jelang bergulirnya SEA Games 2025.
Timnas Indonesia U-22 akan berlaga di SEA Games 2025 yang berlangsung pada 9-20 Desember. Tim merah Putih punya misi berat yaitu mempertahankan medali emas.
Untuk diketahui, PSSI sudah mendaftarkan entry by name 50 pemain. Kini, tugas Indra adalah saring pemain-pemain tersebut mencari yang terbaik.
"Kemarin saya takeover Timnas Indonesia U-22 setelah kualifikasi Piala Asia U-23 2026," kata Indra Sjafri kepada awak media.
"Saya berusaha cepat konsolidasi tim dan melihat 50 pemain yang sudah didaftarkan," jelasnya.
Sebelum SEA Games 2025 rencananya Timnas Indonesia akan menggelar training camp (TC) sebanyak dua kali.
Indra Sjafri berharap dalam TC tersebut dirinya bisa segera menemukan pemain-pemain terbaik.
"Setelah itu waktu yang tersedia, kalau enggak salah, sampai Desember 2025 ada dua kali FIFA Matchday, berarti dua kali training camp," jelasnya.
"Saya berupaya untuk bisa secepat mungkin membangun skuad terbaik. Jadi, dari 50 pemain itu nanti akan dibikin 23 pemain terbaik dengan tiga penjaga gawang," katanya menambahkan.
Baca Juga: Kode Keras Sosok 55 Tahun Pelatih Baru Timnas Indonesia? Ini Bocorannya
Timnas Indonesia U-22 tergabung dalam Grup C SEA Games 2025 bersama Timnas Myanmar, Timnas Filipina, dan Timnas Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
-
Ditawari Rp2 Miliar untuk Pensiun Dini, Eks Bek Manchester United Melawan: Saya Benci Sir Alex
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini
-
Perang AS-Israel vs Iran Berpotensi Meluas, Pakar Sebut Piala Dunia 2026 Pasti Ditunda
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Curi Poin di JIS, Rivaldo Pakpahan Yakin Borneo FC Masih di Jalur Juara Super League
-
Harga Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Anjlok Parah, Cuma Dibandrol Rp190 Ribu