- Akira Nishino difavoritkan jadi kandidat kuat pelatih Timnas Indonesia.
- Eks pelatih Jepang ini punya rekam jejak gemilang di Piala Dunia dan Asia.
- Ia pernah kalah dari timnas Indonesia besutan Indra Sjafri di SEA Games 2019.
Suara.com - Kursi pelatih Timnas Indonesia kembali jadi sorotan. Setelah berpisah dengan Patrick Kluivert, PSSI kini berburu sosok baru yang bisa mengangkat performa Garuda.
Di tengah berbagai spekulasi, satu nama dari Asia Timur muncul ke permukaan: Akira Nishino.
Nama pelatih asal Jepang ini mencuat setelah pengamat sepak bola Coach Justin menyebut kemungkinan besar pelatih anyar Garuda akan datang dari Negeri Sakura.
“Feeling gue sih, kemungkinan besar dari Jepang. Jepang itu konsisten,” ujar Coach Justin dalam sebuah podcast.
Ucapan itu seketika mengarahkan sorotan publik ke Akira Nishino — pelatih yang punya reputasi besar di level dunia, tapi juga pernah merasakan getirnya kalah dari tim Indonesia.
1. Pernah Bawa Jepang ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Nama Akira Nishino melesat setelah tampil memukau di Piala Dunia 2018. Hanya dalam waktu persiapan dua bulan, ia berhasil membawa Jepang lolos dari fase grup dan melangkah hingga babak 16 besar.
Strateginya yang disiplin dan berani memainkan sepak bola progresif membuat dunia kagum.
Walau akhirnya kalah dramatis dari Belgia, Jepang di bawah Nishino tampil sebagai salah satu tim Asia terbaik di turnamen tersebut.
Baca Juga: Bukan Akira Nishino, 2 Calon Pelatih Timnas Indonesia dari Asia
2. Arsitek Sukses Gamba Osaka di Kancah Asia
Sebelum dikenal sebagai pelatih tim nasional, Nishino sudah lebih dulu membangun reputasi di level klub.
Ia membawa Gamba Osaka menjuarai J1 League pada 2005 dan mencatat sejarah dengan menaklukkan Liga Champions Asia 2008.
Atas pencapaiannya itu, ia dianugerahi Pelatih Terbaik AFC 2008 — prestasi langka bagi pelatih asal Jepang.
3. Pelatih Visioner yang Punya Sentuhan pada Pemain Muda
Perjalanan karier Nishino dimulai sejak awal 1990-an. Ia banyak berkecimpung di tim nasional kelompok umur Jepang, dari U-20 hingga U-23, dan dikenal jeli dalam mengembangkan pemain muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bukan Vietnam, Timnas Indonesia Patut Waspada dengan Tim Kuda Hitam Ini di Piala AFF 2026
-
Jadi Keuntungan, Satu Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Pernah Ditaklukkan John Herdman
-
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Kartu Merah, Pratama Arhan Dapatkan Menit Bermain
-
Statistik Mengkhawatirkan Layvin Kurzawa 3 Tahun Terakhir, Persib Bandung Tetap Angkut?
-
Satu Guru dengan Jose Mourinho, John Herdman Ungkap Inspirasi Besarnya
-
Adu Harga Layvin Kurzawa dengan Pemain Andalan Timnas Indonesia di Persib Bandung
-
Berbekal Filosofi Pendidikan, John Herdman Siap Bentuk Masa Depan Timnas Indonesia
-
Statistik Emil Audero saat Lawan Hellas Verona, Sukses Catatkan Clean Sheet
-
Lawan Timnas Indonesia Sudah Diumumkan, Kapan FIFA Series 2026 Digelar?
-
Tampil Heroik, Emil Audero Jadi Penyelamat Cremonese Saat Ditahan Imbang Hellas Verona