- Timnas Jepang menargetkan babak perempat final Piala Dunia 2026 sebagai upaya mematahkan kutukan selalu terhenti di babak 16 besar.
- Pelatih Hajime Moriyasu menerapkan formasi tiga bek serta mentalitas proaktif demi meningkatkan daya saing melawan tim-tim elite dunia.
- Meskipun sejumlah pemain kunci mengalami cedera, Jepang tetap optimistis setelah mencatatkan performa impresif selama babak kualifikasi Piala Dunia.
Suara.com - Timnas Jepang menatap gelaran Piala Dunia 2026 dengan ambisi tinggi untuk menembus babak perempat final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah partisipasi mereka di panggung dunia.
Pelatih Hajime Moriyasu kini dibebani ekspektasi besar untuk membawa Samurai Blue melampaui kutukan babak 16 besar yang selalu menghentikan langkah mereka dalam beberapa edisi terakhir.
Meski sejumlah pilar kunci dipastikan absen akibat cedera, pertumbuhan taktis dan perubahan mentalitas menjadi modal utama Jepang untuk bersaing dengan tim-tim elite dunia.
Hajime Moriyasu mencetak sejarah sebagai pelatih pertama yang memimpin Jepang dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun sejak era modern dimulai.
Ia juga menjadi pelatih pertama yang mencapai 100 pertandingan bersama tim nasional Jepang.
Meski sukses menumbangkan raksasa seperti Jerman dan Spanyol pada Piala Dunia 2022, publik menilai Jepang masih harus membuktikan progres nyata untuk melangkah lebih jauh di Amerika Utara nanti.
Rekor kurang mengesankan masih membayangi Jepang sebagai negara dengan jumlah pertandingan terbanyak di Piala Dunia (25 laga) tanpa pernah mencapai babak perempat final, sebagaimana data Opta.
Mentalitas Baru Samurai Blue
“Hingga kini, setiap kali kami bermain melawan tim juara Piala Dunia, harapannya adalah kami akan kalah,” ungkap Moriyasu kepada wartawan pada Maret lalu.
Baca Juga: FIFA Larang Penonton Piala Dunia 2026 Bawa Botol Minum ke Stadion
Ia menambahkan bahwa dahulu ada pemahaman bahwa memberikan perlawanan berani sudah cukup meski akhirnya harus menelan kekalahan.
“Sekarang, tidak ada yang tahu apakah kita akan menang atau kalah. Mengingat hal itu, saya rasa sah-saja bagi kami untuk menetapkan target menjuarai Piala Dunia,” tegas sang juru taktik.
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Jepang mencatat sejumlah hasil impresif saat menghadapi tim-tim papan atas dalam beberapa tahun terakhir.
Samurai Blue sukses meraih kemenangan bersejarah atas Brasil untuk pertama kalinya dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Mereka juga menjadi tim Asia pertama yang mampu mengalahkan Inggris di Stadion Wembley melalui kemenangan tipis 1-0.
Jepang bahkan menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan