- Shin Tae-yong menilai Timnas Indonesia seharusnya bisa menembus Piala Dunia 2026.
- Ia menyoroti kurangnya ketajaman lini depan dan kesiapan menghadapi Irak.
- STY yakin Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030 jika dipersiapkan lebih baik.
Suara.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menepis anggapan pesimistis yang sempat dilontarkan oleh eks asistennya, Alex Pastoor.
Dalam pandangan STY, skuad Garuda sebenarnya memiliki peluang besar untuk menembus Piala Dunia 2026 — andai lebih matang dalam persiapan.
Sebagaimana diketahui, Alex Pastoor sebelumnya menyebut sulit membawa tim berperingkat 119 dunia menuju putaran final Piala Dunia.
Namun, pernyataan itu tampaknya berseberangan dengan keyakinan Shin Tae-yong.
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai, kegagalan Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia bukan karena kualitas, melainkan detail kecil yang kurang diperhatikan dalam persiapan.
"Tentu saja gagal ke Piala Dunia tapi secara permainan seharusnya mereka lebih detail mempersiapkannya. Misal bagaimana menghadapi Irak," ujar Shin Tae-yong sebagaimana dikutip dari YouTube Goalpost Korea, Selasa (21/10/2025).
"Mereka kuat di bagian apa. Seharusnya lebih dipersiapkan. Sebenarnya lini pertahanan Indonesia tidak buruk sama sekali. Mungkin kurang itu di lini depan," lanjutnya.
Kekalahan Pahit di Grup B
Timnas Indonesia tersingkir setelah kalah dalam dua laga penting Grup B, masing-masing 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Baca Juga: Ketum PSSI Masih Bungkam Soal Pengganti Kluivert, Menpora Malah Bilang Begini
Dua kekalahan tersebut menutup peluang Garuda untuk melangkah ke fase berikutnya, sekaligus memupus impian tampil di Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Shin Tae-yong mengaku menyaksikan langsung perjuangan anak-anak Garuda di dua pertandingan tersebut.
Ia menilai secara permainan, Timnas Indonesia seharusnya bisa lebih tajam di lini serang.
"Perlu pemain-pemain yang lebih power. Dan jika saja mereka lebih berani bertarung di lini depan, hasilnya pasti berbeda," katanya.
“Karena sebenarnya kesempatan untuk lolos itu ada tapi kita gagal memanfaatkannya. Itu yang paling saya sesali. Padahal kesempatan tidak datang dua kali,” ujar STY menyesal.
Sebagai catatan, Shin Tae-yong resmi dipecat pada Januari 2025, dan posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert dengan Alex Pastoor sebagai asisten.
Namun, duet Kluivert–Pastoor gagal mempersembahkan hasil manis, justru membawa Indonesia pulang tanpa satu pun kemenangan di fase krusial.
Kini, setelah PSSI memutus kontrak Kluivert, nama Shin Tae-yong kembali dikaitkan dengan kursi pelatih Garuda.
Dukungan dari publik pun mulai bermunculan, banyak yang ingin STY kembali membangun tim yang sempat ia bentuk dari nol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Pelatih Mozambik Blak-blakan Alasan Tanpa Dua Bintang Eropa Hadapi Timnas Indonesia
-
Jelang Lawan Mozambik, Justin Hubner Masih Jalani Latihan Terpisah
-
Timnas Indonesia vs Mozambik, John Herdman: Jangan Besar Kepala Usai Hajar Oman!
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Timnas Indonesia Bisa Naik Lagi di Ranking FIFA Jika Kalahkan Mozambik
-
5 Dampak Kedatangan Shin Tae-yong di Persija bagi Persaingan Super League
-
Masa Pemulihan, Mees Hilgers Bersyukur Diizinkan Berlatih Bersama Timnas Indonesia
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
-
Media Korea Selatan Soroti Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta
-
Spanyol Cemas, Rodri Sempat Cedera Usai Diinjak Gavi saat Latihan