- Luka Modric memberi kejutan mewah bagi rekan setimnya di AC Milan dengan menghadiahkan iPhone baru
- Tindakan Modric memperkuat kedekatan tim dan menciptakan suasana hangat serta bersahabat di ruang ganti
- Modric tetap menjadi panutan dan legenda hidup meski berusia 40 tahun, dengan kontribusi nyata di lapangan
Suara.com - Luka Modric, membuat kejutan besar di ruang ganti AC Milan.
Alih-alih mengikuti tradisi umum pemain baru yang harus menyanyi di depan rekan setim, Modric memilih cara yang jauh lebih mewah, memberikan iPhone baru untuk seluruh skuad Milan.
Cerita unik ini diungkapkan oleh Santiago Gimenez, eks penyerang Feyenoord yang kini juga memperkuat AC Milan.
Melalui sebuah siaran langsung di TikTok, pemain asal Meksiko itu membocorkan bagaimana Modric menyambut rekan-rekan barunya setelah bergabung dari Real Madrid pada musim panas 2025.
“Biasanya, pemain baru di klub harus menyanyi di depan tim. Tapi Luka memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda,” ujar Gimenez.
“Ketika kami masuk ke ruang ganti, di setiap tempat duduk sudah ada iPhone baru yang masih tersegel. Luka yang membelikannya untuk semua pemain,” ungkapnya sambil tertawa.
Tradisi pemain baru harus menyanyi sudah menjadi hal lumrah.
Namun, Modric yang kini berusia 40 tahun, memilih menunjukkan gaya khasnya dengan cara yang lebih elegan dan penuh kejutan.
Setelah 13 tahun membela Real Madrid, Modric meninggalkan Santiago Bernabéu pada akhir musim lalu dan bergabung gratis ke AC Milan.
Baca Juga: Marco van Basten Semprot Rencana Barcelona dan AC Milan Main di Luar Eropa
Bersama klub barunya di Serie A, pemain peraih Ballon d’Or 2018 itu telah tampil dalam delapan pertandingan, dengan torehan dua kontribusi gol sejauh ini.
Meski usianya sudah tidak muda lagi, Modric tetap menjadi panutan di lapangan dan di luar lapangan.
Gaya bermainnya yang elegan serta karakternya yang rendah hati menjadikannya sosok yang sangat disegani oleh para pemain muda di Milan.
“Dia langsung membuat suasana di ruang ganti jadi hangat dan bersahabat,” lanjut Gimenez.
“Semua pemain menghormatinya, dan cara dia memperlakukan kami menunjukkan kelas seorang legenda sejati.” tutup Gimenez.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Marco van Basten Semprot Rencana Barcelona dan AC Milan Main di Luar Eropa
-
Cremonese Goyang Tanpa Emil Audero, Pertahanan Runtuh di Serie A
-
Fabio Capello Puji Chivu: Dia Bangun Inter dari Semangat dan Kebersamaan
-
Kata-kata Jay Idzes Usai Bantu Sassuolo Catatkan Nirbobol Lagi
-
Dibungkam Como 0-2 dan Konflik Internal, Igor Tudor Terancam Dipecat Juventus
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
BRI Super League: Ini Hasil Laga Sengit PSIM Yogyakarta vs Persijap Jepara
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
-
Semangat Miliano Jonathans! Terancam Absen hingga Pertengahan Musim Depan
-
Bangga Dipanggil Timnas Indonesia, Marc Klok Siap Kerja Keras
-
Pemain Keturunan Indonesia Cuma Bisa Melongo Lihat Bayern Munich Pesta 6 Gol ke Gawang Atalanta
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
Hasil Simulasi: Ini Syarat Mutlak Persija Bisa Juara Super League Musim Ini
-
Jelang Bentrok Liga Champions, PSG Goda Bintang Chelsea Enzo Fernandez
-
Ditanya Apa Bertahan di Atletio Madrid Musim Depan, Julian Alvarez: Maybe Yes, Maybe No
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia