- Persib tampil menjanjikan saat menjamu Selangor FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam ajang ACL Two, Kamis (23/10/2025).
- Tim asuhan Bojan Hodak menang 2-0 dan kini kokoh di puncak klasemen Grup G dengan tujuh poin, unggul satu angka atas Bangkok United.
- Dengan posisi tersebut, peluang Persib lolos ke babak 16 besar terbuka lebar.
Suara.com - Keberhasilan Persib Bandung mengangkat pamor Super League Indonesia di kancah Asia mendapat apresiasi tinggi dari pihak I.League selaku operator kompetisi.
Performa apik Maung Bandung di ajang antarklub Asia disebut membawa dampak besar bagi reputasi sepak bola nasional.
Persib tampil menjanjikan saat menjamu Selangor FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam ajang AFC Champions League Two, Kamis (23/10/2025).
Tim asuhan Bojan Hodak menang 2-0 dan kini kokoh di puncak klasemen Grup G dengan tujuh poin, unggul satu angka atas Bangkok United.
Dengan posisi tersebut, peluang Persib lolos ke babak 16 besar terbuka lebar.
Namun, kemenangan itu tidak hanya berarti di lapangan. Berdasarkan data Footy Rankings, hasil tersebut membuat Super League Indonesia naik satu tingkat dalam daftar liga terbaik di Asia dari posisi ke-22 menjadi peringkat ke-21 .
Sepanjang musim 2025/2026, Maung Bandung telah menyumbangkan 4.283 poin untuk Super League, menjadi kontributor terbesar dalam peningkatan peringkat tersebut.
Secara keseluruhan, kompetisi domestik Indonesia kini naik tiga posisi dari peringkat 24 hingga 21 di level Asia.
Chief Marketing Officer I.League, Budiman Dalimunthe, mengakui pencapaian Persib sangat berarti bagi citra sepak bola Indonesia. Terlebih ada Dewa United yang juga tampil di level Asia.
Baca Juga: Madura United Segera Lupakan Kekalahan, Fokus Benahi Tim Lawan PSM Makassar
"Kalau yang terakhir itu di ASEAN-nya 21, ya. Nanti akan ada pengumuman resmi karena hasil akhirnya baru keluar setelah kompetisi selesai," kata Budiman kepada awak media.
"Sekarang kan ada dua wakil Indonesia, Persib dan Dewa United. Akumulasi poin dari keduanya akan dihitung," jelasnya.
Ia menambahkan, posisi Super League Indonesia kini berada di urutan kelima di kawasan ASEAN. Budiman berharap dua wakil Indonesia bisa terus melaju hingga babak akhir, bahkan membawa pulang gelar juara.
“Mudah-mudahan Persib dan Dewa United bisa terus melaju sampai babak berikutnya. Kalau bisa, juara. Karena sejauh ini belum ada klub Indonesia yang menjuarai kompetisi Asia,” tutupnya.
Dengan performa gemilang Persib di pentas Asia, Indonesia kini mulai menapaki peta kekuatan sepak bola regional.
Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Super League Indonesia akan segera sejajar dengan liga top Asia lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026