- Laga Indonesia vs Zambia digelar malam ini pukul 22.45 WIB di Doha, Qatar.
- Nova Arianto diprediksi turunkan kombinasi pemain lokal dan abroad dalam formasi 4-3-3.
- Zambia datang dengan modal dua kemenangan uji coba dan kekuatan fisik khas Afrika.
Suara.com - Langkah perdana Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025 akan dimulai malam ini, Selasa (4/11/2025), menghadapi Zambia U-17 di Aspire Zone Pitch 7, Doha, Qatar.
Pertandingan perdana Grup H ini akan dimulai pukul 22.45 WIB dan menjadi ujian pertama bagi skuad Garuda Muda dalam upaya merebut tiga poin awal.
Selain menjadi laga pembuka, pertandingan ini juga menjadi panggung uji strategi bagi pelatih Nova Arianto setelah menyiapkan tim selama berbulan-bulan.
Ia membawa 21 pemain terbaik, termasuk empat nama yang berkarier di luar negeri: Mike Rajasa, Matthew Baker, Eizar Tanjung, dan Lucas Lee.
Nova menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah menghadapi Zambia sebelum memikirkan lawan berikutnya di grup seperti Brasil dan Honduras.
“Semua lawan di grup ini memiliki kualitas yang baik. Saya ingin pemain fokus dulu pada satu pertandingan, yaitu melawan Zambia. Laga ini akan menjadi kunci langkah kami selanjutnya,” ujar Nova dalam konferensi pers jelang laga.
Dalam beberapa sesi latihan terakhir di Doha, Nova tampak menyiapkan skema 4-3-3 dengan penekanan pada keseimbangan antara pressing dan transisi cepat dari sayap.
Kiper muda Dafa Al-Gasemi diprediksi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.
Di depannya, duet Matthew Baker dan I Putu Panji Apriawan berpotensi menjaga jantung pertahanan, didampingi Fabio Azkairawan dan Muhamad Al Gazani di posisi bek sayap.
Baca Juga: Kapten Timnas Indonesia U-17 Targetkan Kemenangan di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025
Lini tengah kemungkinan diisi oleh kombinasi tenaga dan kreativitas.
Evandra Florasta, Lucas Lee, dan Elzar Jacob akan menjadi tumpuan dalam mengatur tempo permainan, sementara Lucas diprediksi berperan sebagai penghubung antar lini.
Di sektor depan, Mierza Firjatullah akan menjadi ujung tombak utama didukung Fadly Alberto di sisi kanan dan Zahaby Gholy di kiri.
Trio ini diharapkan mampu memanfaatkan kecepatan untuk membongkar pertahanan Zambia yang dikenal solid dan agresif.
Pemain sayap seperti Eizar Tanjung juga berpeluang menjadi opsi rotasi jika Indonesia membutuhkan variasi serangan di babak kedua.
Prediksi Susunan Pemain Indonesia U-17 (4-3-3):
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid