- Trent, yang kini berseragam Real Madrid usai hengkang dari Liverpool pada musim panas lalu dengan nilai transfer £8,4 juta.
- Pemain berusia 27 tahun itu meletakkan karangan bunga dan sebuah pesan menyentuh di luar stadion, tepat di area yang kini menjadi tempat penghormatan bagi Jota bersaudara.
- Trent juga meletakkan sebuah stik PlayStation berwarna merah — simbol penghormatan terhadap kecintaan Jota pada dunia gim.
Suara.com - Suasana haru menyelimuti luar Stadion Anfield pada Senin malam waktu setempat, ketika mantan bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold, kembali ke rumah lamanya untuk memberikan penghormatan kepada mendiang Diogo Jota dan adiknya, Andre Jota.
Trent, yang kini berseragam Real Madrid usai hengkang dari Liverpool pada musim panas lalu dengan nilai transfer £8,4 juta, datang ke Anfield menjelang laga Liga Champions antara Real Madrid melawan Liverpool pada Selasa malam.
Dalam kunjungannya, pemain berusia 27 tahun itu meletakkan karangan bunga dan sebuah pesan menyentuh di luar stadion, tepat di area yang kini menjadi tempat penghormatan bagi Jota bersaudara.
“Sahabatku Diogo, kamu sangat dirindukan, tapi tetap dicintai. Kenanganmu dan Andre akan selalu hidup. Aku tersenyum setiap kali mengingatmu dan momen-momen indah yang kita lalui bersama,"
"Rindu kamu setiap hari. Cinta dari Trent dan keluarga. Forever 20. YNWA,” tulis Alexander-Arnold dalam pesan yang ditulisnya seperti dilansir dari Daily Mail.
Tak hanya bunga, Trent juga meletakkan sebuah stik PlayStation berwarna merah — simbol penghormatan terhadap kecintaan Jota pada dunia gim. Pada stik tersebut tertulis pesan singkat, “Forever a champion 20. TAA.”
Kehadiran Trent di lokasi turut didampingi oleh pelatih Real Madrid yang juga legenda Liverpool, Xabi Alonso, serta bek muda Real, Dean Huijsen, dan legenda klub, Emilio Butragueño, yang semuanya turut memberi penghormatan kepada Jota dan adiknya.
Diketahui, Diogo Jota (28) dan Andre Jota (26) meninggal dunia secara tragis pada Juli lalu setelah mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami pecah ban dan kehilangan kendali di jalan raya A-52 dekat Cernadilla, Spanyol.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Liverpool kemudian memensiunkan nomor punggung 20, yang sebelumnya dikenakan Jota sejak bergabung dari Wolverhampton Wanderers pada 2020.
Baca Juga: Manchester United Gigit Jari, Bintang Real Madrid Ogah ke Old Trafford
Selama empat tahun membela The Reds, Jota bermain 145 kali dan turut membantu klub meraih satu gelar Premier League, satu Piala FA, dua Piala Liga, dan satu Community Shield.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
-
Sassuolo Sambut Hangat John Herdman yang Pantau Jay Idzes
-
Striker Rosenberg Dipanggil Timnas Indonesia U-17 untuk Lawan China
-
Peta Persebaran Pemain Timnas Indonesia di Klub Lokal, Siapa Terbanyak?
-
5 Fakta Menarik Jop van der Avert, Bek Asing Baru PSIM Yogyakarta
-
Adu Rekor Timnas Futsal Indonesia vs Jepang Jelang Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Syauqi Saud Optimis Bisa Kalahkan Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Cerita Miris Ayah Ragnar Oratmangoen, Jadi Pemain Amatir di Belanda Tanpa Kewarganegaraan
-
Penyelamatan Pakai Wajah, Ahmad Habibie Gembira Dinyanyikan Suporter di Indonesia Arena