-
Ruben Amorim mengungkap dua pemain kunci di balik kebangkitan Manchester United: Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
-
Cunha dipuji karena aura dan kemampuan yang mampu mengintimidasi lawan di lapangan.
-
Mbeumo dinilai vital berkat etos kerja dan permainan direct yang memperkuat transisi serangan United.
Suara.com - Di tengah periode apik Manchester United bersama pelatih baru Ruben Amorim, sang juru taktik akhirnya membongkar rahasia di balik kebangkitan timnya.
Setelah melewati awal musim yang kelam, Amorim sukses membalikkan peruntungan The Red Devils dan ia menunjuk dua nama spesifik sebagai arsitek utama di lapangan.
Setelah hanya meraih hasil minor di awal musim, Manchester United kini tampil impresif dengan empat kemenangan dari enam laga terakhir, termasuk menaklukkan tim-tim kuat seperti Chelsea dan Liverpool.
Menurut juru taktik Portugal itu, fondasi dari kebangkitan ini tidak lain adalah kehadiran dua rekrutan anyar mereka di bursa transfer musim panas 2025 yakni Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
Secara khusus, Amorim memberikan pujian setinggi langit untuk Cunha. Ia bukan hanya dianggap sebagai pemain fenomenal, tetapi juga sosok yang memiliki aura intimidatif yang mampu merusak mental lawan bahkan sebelum berduel.
“Cunha adalah seorang pemain fenomenal yang melakukan hal-hal yang sulit ditemukan pada beberapa pemain lain,” tutur Ruben Amorim dilansir dari The Standard.
“Dia bermain dengan bola tetapi memiliki aura yang dapat menghancurkan kepala lawan. Hal itu sangat penting,” lanjutnya.
Sementara itu, untuk Mbeumo disebutkan memiiki atribut yang berbeda namun sama pentingnya yakni etos kerja dan permainan direct.
Penyerang asal Kamerun ini dinilai sebagai kepingan yang hilang dari lini serang United musim lalu, terutama dalam fase transisi.
Baca Juga: Ruud Gullit Sebut Pemain Ini Salah Gabung ke MU, Hengkang ke Serie A Jadi Solusi
“Bryan sangat lugas dan kami melewatkannya tahun lalu. Anda bisa merasakan ketika bola mengarah ke bek kami, dia sudah berlari ke posisinya,” beber sang juru taktik.
Kehadiran duo mahal ini, Cunha senilai 62,5 juta poundsterling dan Mbeumo senilai 71 juta poundssterling, terbukti menjadi investasi yang tepat.
Sejauh ini, Mbeumo telah menjadi top skor sementara tim dengan 5 gol, sementara Cunha terus menunjukkan peran vitalnya di lini depan meski baru menyumbang satu gol.
Keduanya berhasil menjawab ekspektasi dan menjadi pilar utama dalam era baru di bawah Ruben Amorim.
Berita Terkait
-
Prediksi Tottenham Hotspur vs Manchester United, Misi Incar Posisi Tiga Besar
-
Jadwal Liga Inggris Pekan 11: Dua Big Match Panas, Spurs vs MU dan City vs Liverpool
-
Tanggapi Kritik Ronaldo, Ruben Amorim Ucap Kalimat Ini untuk MU
-
Tak Lagi Buru Bintang Mahal, Ini Strategi Baru Transfer Manchester United
-
Bisa Dicontoh Timnas Indonesia, Etos Kerja dan Stamina Pemain Jepang Dipuji Eks MU
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?
-
Layvin Kurzawa dan Thom Haye Absen Latihan, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Jadi Mesin Gol Tanpa Abaikan Pertahanan
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
-
Sempat Kunjungi Hotel Timnas Indonesia, Ini Penjelasan Bojan Hodak
-
Elkan Baggott Akhirnya Bahas Alasan 'Terasing' dari Timnas Indonesia 2 Tahun Terakhir
-
Era Baru Timnas Indonesia: Lupakan 4-3-3 Kluivert, John Herdman Kembalikan Skema 3 Bek STY?
-
Hilang di Era STY, Elkan Baggott Semringah Tandai Comeback ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
3 Bintang ASEAN yang Comeback ke Timnas usai Lama Menghilang, Ada Elkan Baggott