-
PSSI menyaring lima calon pelatih Timnas Indonesia berlandaskan kriteria visi terintegrasi.
-
Juan Carlos Osorio menonjol sebagai kandidat kuat karena fokus pada pengembangan pemain muda.
-
Osorio memiliki rekam jejak sukses, termasuk kemenangan bersejarah Meksiko di Piala Dunia 2018.
Melalui kanal media sosialnya, Osorio mengumumkan bahwa program ini merupakan wadah penting untuk berbagi pengetahuan.
“Program Formar Formadores memberi kami kesempatan untuk berbagi ilmu, saling mendidik, dan belajar bersama," ujar Osorio.
Pelatih kawakan ini memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat akan mendapatkan manfaat dari proses ini.
"Semua akan berkembang dari proses ini,” lanjutnya.
Osorio menekankan bahwa sasaran utama dari inisiatif tersebut tidak terbatas pada peningkatan keterampilan teknis melatih saja.
Namun, program ini juga bertujuan untuk memicu perubahan dalam pola pikir serta membentuk integritas dan karakter para pelatih muda.
Visi jangka panjangnya adalah membekali para pembina dengan nilai-nilai kuat untuk membimbing generasi pesepak bola masa depan.
“Kami ingin menginspirasi dan menggugah semangat perubahan, agar para pelatih mampu membentuk anak-anak kita menjadi manusia yang lebih baik dan pemain yang lebih siap bersaing,” tegas Osorio.
Juan Carlos Osorio memiliki catatan karier kepelatihan yang panjang dan mengesankan.
Baca Juga: Siapa Jairo Beerens? Pemain Keturunan Indonesia Baru Eligible Jadi Tandem Ole Romeny Kalau Cedera
Sepanjang kariernya, ia tercatat pernah menukangi sebelas klub, termasuk klub ternama seperti Atletico Nacional, Once Caldas, dan São Paulo.
Ia juga pernah menjabat sebagai pelatih kepala untuk dua tim nasional, termasuk memimpin Timnas Meksiko.
Meskipun saat ini sedang berfokus pada proyek pendidikan, reputasinya sebagai pelatih tetap diakui tinggi.
Salah satu prestasi terbaiknya adalah saat memimpin Atletico Nacional meraih total tiga gelar liga domestik, dua Copa Colombia, dan satu Superliga Kolombia.
Pencapaian bersejarah lainnya adalah ketika ia berhasil membawa Timnas Meksiko menumbangkan Timnas Jerman dengan skor 1-0 pada ajang bergengsi Piala Dunia 2018.
Pengalaman dan filosofi Osorio dalam membangun sistem serta mengembangkan pemain dari usia muda menjadikannya figur yang sangat dipertimbangkan oleh PSSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis