-
Gyani Joao Manuel, bek SV Argon, memiliki darah keturunan Surabaya.
-
Ia sangat ingin membela Timnas Indonesia meski lahir dan besar di Belanda.
-
Gyani memiliki potensi besar menjadi bek kanan andalan Timnas Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa fasilitas kesehatan di Belanda sangat menunjang untuk perawatan sang ayah yang memiliki riwayat penyakit spesifik.
“Ayah memiliki riwayat penyakit yang hanya bisa ditangani di Belanda karena fasilitasnya lebih lengkap,” kata Gyani, menjelaskan alasan penundaan kedatangannya.
Namun, kendala tersebut sama sekali tidak mengurangi tekadnya untuk menjejakkan kaki di negara asal keluarganya.
Gyani menyampaikan harapan besar untuk dapat mewujudkan perjalanan tersebut di masa mendatang.
“Saya ingin sekali berkunjung ke Indonesia,” tambahnya, menegaskan niatnya.
Bahkan dari kejauhan, Gyani tetap aktif mengikuti perkembangan dinamika sepak bola di Indonesia.
Ia mengakui sering menonton laga-laga Liga 1 dan sangat terkesan dengan fanatisme para suporter di stadion.
“Saya tahu klub dengan logo singa (Arema FC). Suporternya luar biasa. Saya juga mengikuti Irfan Bachdim, pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia,” ujarnya.
Jejak Karier dan Potensi di Timnas
Baca Juga: Proyeksi ke Tim Senior, PSSI Janji Tak Biarkan Pemain Timnas Indonesia U-17 Jadi Pengangguran
Gyani lahir di Woerden, Belanda, pada tanggal 10 Januari 2003, dan mulai mengenal si kulit bundar sejak usia lima tahun.
Perkembangan awalnya terjadi di SV Argon, klub lokal tempat ia menghabiskan masa kecilnya.
Pada usia 12 tahun, Gyani berhasil promosi ke tim U-15 Argon, di mana ia mulai sering dihadapkan pada pertandingan persahabatan melawan akademi klub-klub elite Belanda.
Bakatnya yang menonjol kemudian menarik perhatian pemandu bakat FC Volendam.
Ia mendapat undangan trial dan berhasil lolos setelah menjalani dua kali uji coba yang sukses.
Gyani kemudian resmi bergabung dengan akademi Volendam, bermain di kelompok usia U-17 hingga U-19.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, catatan penampilannya selama membela tim kelompok umur Volendam mencapai 19 pertandingan dengan koleksi satu gol.
Dengan kemampuan bertahan yang mumpuni, didukung postur tubuh yang ideal, serta kecepatan lari, Gyani Manuel dipandang sebagai aset berharga.
Potensi pemain dengan skill dan profil ini akan sangat bermanfaat bagi lini pertahanan tim Garuda Muda, terutama jika proses naturalisasi dapat berjalan lancar.
Jika proses ini terealisasi, pemain keturunan dari Surabaya ini bisa menjadi tambahan kekuatan yang signifikan di posisi bek kanan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub