Bola / Bola Indonesia
Selasa, 11 November 2025 | 17:05 WIB
Mike Rajasa debut bersama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. (Instagram/@mh.rajasa)
Baca 10 detik
  • Mike Rajasa Hoppenbrouwers debut gemilang sebagai kiper Timnas Indonesia U-17 saat mengalahkan Honduras 2-1.

  • Mike memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Mamasa, Sulawesi Barat.

  • Pelatih Nova Arianto memuji performa dan potensi Mike sebagai aset masa depan Timnas U-17.

Suara.com - Satu nama baru mencuri perhatian dalam kemenangan 2-1 Timnas Indonesia U-17 atas Honduras, Senin (10/11/2025).

Adalah Mike Rajasa Hoppenbrouwers, kiper yang melakoni debut gemilangnya di bawah mistar gawang Garuda Asia.

Di balik performa solidnya, banyak yang penasaran dari mana darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya.

Ternyata, kiper muda bertalenta ini memiliki ikatan kuat dengan tanah Sulawesi. Mike Rajasa Hoppenbrouwers lahir di Amsterdam pada 6 Februari 2009.

Garis keturunan Indonesianya berasal dari sang ibu yang diketahui berasal dari Kecamatan Mosu, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sementara itu, ayahnya merupakan warga negara Belanda.

Penampilan perdana Mike sebagai starter bukanlah sebuah kebetulan. Pelatih Nova Arianto menegaskan bahwa keputusan menurunkan kiper akademi FC Utrecht U-17 ini sudah menjadi bagian dari rencana tim.

“Mike memang salah satu pemain yang sesuai dengan skema apa yang kita buat ya, kenapa? Karena sekali lagi Mike pernah kita lihat di Bulgaria, di Bali juga sama dan Mike salah satu pemain yang secara potensi sangat baik ya,” kata Nova Arianto usai pertandingan.

Dalam laga tersebut, Mike bermain penuh selama 90 menit dan turut andil dalam mengamankan tiga poin krusial bagi Indonesia.

Penampilan tenangnya mendapat apresiasi tinggi dari sang pelatih, yang melihatnya sebagai aset berharga untuk masa depan.

Baca Juga: Kenalin Jismerai Dillema Pemain Berdarah Ambon, Cocok Jadi Pengganti Eliano Reijnders

Nova bahkan menyebut Mike masih bisa memperkuat Timnas Indonesia U-17 di ajang-ajang berikutnya mengingat usianya yang masih sangat muda.

“Apalagi dengan usia Mike yang masih (kelahiran) 2009, dan ke depannya Mike masih bisa tampil lagi dengan timnas U17 di piala Asia dan Piala AFF, dan harapannya Mike bisa terus berkembang dan saya bersyukur Mike hari ini tampil sangat bagus,” tuturnya menambahkan.

Sebelum bergabung dengan FC Utrecht, kiper bertinggi 185 cm ini pernah menimba ilmu di akademi sepak bola paling prestisius di Belanda, Ajax Amsterdam dari level U-9 hingga U-13.

Pengalamannya di Eropa jelas menjadi modal penting bagi perkembangan kariernya bersama Timnas Indonesia.

Load More