- Tujuh pemain naturalisasi Malaysia gagal memenuhi syarat FIFA untuk membela tim nasional.
- Peluang tujuh pemain tersebut untuk berkarier di Liga Malaysia sangat kecil.
- Faktor usia dan biaya menjadi penghalang utama bagi klub Malaysia untuk merekrut mereka.
Suara.com - Harapan tujuh pemain naturalisasi Malaysia untuk bisa memperkuat Hariamau Malaya tampaknya semakin tipis.
Pasalnya, meski pihak FAM mengklaim bahwa tujuh pemain tersebut sudah memiliki kewarganegaraan Malaysia, mereka akan tetap dilarang membela Harimau Malaya jika merujuk pada statuta FIFA.
Menurut pakar hukum olahraga dari Malaysia, Nik Erman Nik Rosel, tujuh pemain naturalisasi itu tdak dapat bermain untuk Malaysia meskipun sanksi 1 tahun larangan tanding oleh FIFA telah berakhir.
Menurut Nik Erman, mereka tidak memenuhi kriteria FIFA untuk membela tim nasional karena belum tinggal di Malaysia selama lima tahun penuh, sesuai dengan Artikel 6(5) Statuta FIFA, yang mensyaratkan kehadiran minimal 183 hari dalam setahun agar bisa diakui secara sah.
“Tujuh pemain itu harus berstatus naturalisasi penuh dan tinggal di Malaysia selama lima tahun jika ingin kembali mengenakan jersi Harimau Malaya,” ujar Nik Erman dilansir dari Berita Harian
Dengan aturan tersebut, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Jon Irazabal, Joao Figueiredo, dan Imanol Machuca mau tak mau harus berkarier di Liga Malaysia.
Namun pertanyaannya, apakah ada klub Liga Malaysia yang bersedia menampung tujuh pemain tersebut?
Tiga pemain, yakni Irazabal, Figueiredo, dan Hevel, disebut masih memiliki kans karena saat ini memperkuat Johor Darul Ta’zim (JDT).
Namun bagi pemain lain seperti Holgado, Garces, Palmero, dan Machuca, peluangnya jauh lebih kecil.
Baca Juga: Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025
Menurut salah satu agen pemain di Malaysia, Effendi Jagan Abdullah, sangat kecil kemungkinan klub Liga Malaysia bersedia menampung mereka—terutama karena faktor biaya dan usia.
“Kebanyakan klub Liga Malaysia saat ini tidak memiliki kemampuan finansial besar untuk membayar gaji tinggi pemain asing. Beberapa pemain itu juga akan berusia di atas 30 tahun setelah masa sanksi dan lima tahun masa tinggal selesai," ungkapnya.
Sebagai contoh, Rodrigo Holgado kini berusia 30 tahun.
Jika menunggu enam tahun lagi (termasuk masa sanksi dan syarat lima tahun tinggal), usianya akan menginjak 36 tahun—usia yang dianggap tidak ideal untuk level internasional.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Media Malaysia Ikut Soroti Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025
-
Thom Haye Tarik Napas Lihat Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday November
-
Timnas Indonesia Absen di FIFA Matchday Edisi November, Media Vietnam Heran
-
Timnas Indonesia Tak Main di FIFA Matchday, Thom Haye Manfaatkan Waktu untuk Istirahat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi