-
Curacao kini hampir lolos ke Piala Dunia 2026 berkat performa impresif di bawah pelatih Dick Advocaat.
-
Transformasi Curacao kontras dengan kondisi Indonesia yang dulu dua kali mengalahkan mereka pada 2022.
-
Indonesia gagal lolos setelah pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert dan kalah di ronde keempat.
Suara.com - Ironi menyelimuti peta persaingan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Curacao, tim yang pernah menjadi 'bulan-bulanan' Timnas Indonesia, kini justru berada di ambang sejarah untuk lolos ke putaran final untuk pertama kalinya.
Di bawah sentuhan magis pelatih kawakan Dick Advocaat, Curacao menjelma menjadi kekuatan menakutkan di zona CONCACAF.
Mereka baru saja membuktikan kelasnya dengan membantai Bermuda lewat skor 7-0, sebuah hasil yang memantapkan posisi mereka di puncak klasemen dengan 11 poin.
Kini, dengan hanya satu laga tersisa dan unggul satu poin dari pesaing terdekat Jamaika, Curacao hanya membutuhkan hasil imbang untuk menyegel tiket impian ke Piala Dunia.
Kekuatan mereka terletak pada skuad yang mayoritas pemainnya merumput di kompetisi Eropa.
Transformasi luar biasa ini menjadi sebuah kontras yang tajam jika melihat kembali pertemuan mereka dengan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2022.
Kala itu, Curacao yang masih dilatih Remko Bicentini harus menelan dua kekalahan beruntun dari skuad asuhan Shin Tae-yong (STY) dengan skor 2-3 dan 1-2.
Kemenangan itu menjadi bukti bahwa tim Merah Putih mampu menaklukkan tim dengan peringkat FIFA yang jauh lebih tinggi. Namun, kini roda nasib telah berputar 180 derajat.
Saat Curacao merayakan euforia dan bersiap mengukir sejarah, Timnas Indonesia justru harus mengubur dalam-dalam mimpi mereka untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Heimir Hallgrimsson Bawa Irlandia Permalukan Portugal, Justru Jadi Petaka bagi Timnas Indonesia
Perputaran nasib yang begitu cepat ini menjadi cerminan nyata dari dinamika sepak bola yang tak pernah bisa ditebak.
Salah satu penyebabnya adalah di Timnas Indonesia juga mengalami pergantian pelatih setelah STY didepak dan digantikan Patrick Kluivert.
Hasilnya Timnas Indonesia harus gugur di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat kalah lawan Arab Saudi dan Irak.
Berita Terkait
-
PSSI Wajib Gerak Cepat, Timur Kapadze Kini Masuk Radar Klub Kazakhstan
-
Reaksi Rizky Ridho Usai Gol Spektakulernya Masuk Nominasi Puskas Award 2025
-
Jalan Panjang Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia Bersitegang dengan Cristiano Ronaldo, Sebut CR7 Bodoh
-
Cristiano Ronaldo Terancam Absen di Piala Dunia 2026 usai Sikut Pemain Irlandia
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Dulu Juara Bulu Tangkis, Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Bela Belanda, PSSI Kecolongan?
-
Luke Vickery Akui Sudah Dihubungi John Herdman, Peluang Bela Timnas Indonesia Terbuka
-
Bruno Gomes Datang, Berikut Daftar 11 Pemain Asing Persis Solo
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Belanda Resmi Tentukan Basecamp Piala Dunia 2026: Iklim Sejuk Jadi Pertimbangan
-
Kurzawa dan Castel Belum Nyetel, Pelatih Persib Minta Bobotoh Bersabar Usai Kekalahan di Thailand
-
Kurzawa Belum Puaskan Bojan Hodak
-
Bisa Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Indonesia di Liga Jepang Pilih Pensiun Dini!
-
Dihajar China 2 Kali, Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala Asia U-17
-
Profil Kiper Keturunan Bali Tony Kouwen yang Dilirik Atletico Madrid