- Charly van Oosterhout adalah talenta muda keturunan Indonesia yang sangat menjanjikan
- Charly tampil produktif baik di AZ maupun Ajax, termasuk mencetak 19 gol dalam 28 laga
- Transfernya ke Ajax sempat memicu polemik, tetapi tidak melanggar aturan
Suara.com - Charly van Oosterhout, salah satu pemain keturunan Indonesia yang layak untuk diperhatikan oleh PSSI.
Meski masih berusia 15 tahun, van Oosterhout memiliki catatan impersif sebegai pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu.
Charly, yang lahir pada 18 Januari 2010, dikenal sebagai salah satu talenta paling produktif di kelompok usianya.
Musim lalu ia mencetak 19 gol dari 28 pertandingan resmi untuk AZ U-15 dan beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten.
Pada bulan September 2025 lalu, Charly dari 5 pertandingan yang dilakoni bersama Ajax mencetak 4 gol dan 1 assist.
"Great start of the season with 5 goal involvements. Scored twice and assisted once, last Saturday," tulis postingan Ajax Youth Academy pada 22 September 2025.
Charly diketahui merupakan pemain keturunan Indonesia dari pihak ibu.
“Ibu saya setengah Indonesia, kakek saya lahir di Indonesia. Buyut saya lahir di Surabaya dan kakek saya di Sorong.”
Charly juga memastikan bahwa ayahnya berasal dari Belanda.
Baca Juga: Giovanni van der Poel, Pemain Keturunan Indonesia Junior Dean James di Go Ahead
Transfer yang Sempat Memicu Perdebatan
Kepindahan Charly dari AZ ke Ajax sempat menimbulkan polemik karena terjadi di tengah masa gentlemens agreement antara enam klub Belanda, Ajax, PSV, Feyenoord, AZ, Vitesse, dan Utrecht.
Kesepakatan tersebut pada dasarnya melarang klub-klub itu saling membajak pemain muda.
Namun masa berlaku kesepakatan tersebut berakhir pada 1 Juli, sehingga langkah Ajax dianggap tidak melanggar aturan.
Klub ibu kota itu juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pendekatan langsung dan hanya menerima pemain yang datang dengan kemauan sendiri.
AZ sendiri hanya menerima kompensasi sekitar €134 ribu, jumlah kecil untuk pemain yang mereka harapkan dapat menyusul jejak bintang binaan mereka seperti Teun Koopmeiners.
Berita Terkait
-
Giovanni van der Poel, Pemain Keturunan Indonesia Junior Dean James di Go Ahead
-
Charly van Oosterhout, Wonderkid Ajax Keturunan Indonesia: Kakek Lahir di Sorong
-
Bang Jay Junior! Nenek Lahir di Jatinegara, Jay de Longte The Next Thom Haye
-
Bocah Ajaib Belanda-Bali! Joaquin Schouten, Gelandang Feyenoord Mulai Curi Perhatian Eropa
-
Skill Mematikan Luke Vickery, Pemain Keturunan Indonesia: Saya Suka Menantang Lawan!
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Ivar Jenner Blak-blakan: Belum Puas Hanya Jadi Pemanis Bangku Cadangan Dewa United
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Rapor Mengkilap Kapten Garuda, Media Italia Puji Aksi Jay Idzes di FIFA Series 2026
-
Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang