- Hansi Flick meminta Barcelona segera bangkit dan memperbaiki konsistensi usai kalah telak 0-4 dari Atlético Madrid di Copa del Rey.
- Flick menekankan tim harus tampil fokus dan lebih agresif sejak awal melawan Girona, menganggap 45 menit awal buruk sebagai penyebab kekalahan.
- Raphinha dipastikan siap bermain kontra Girona, sementara Marcus Rashford belum dapat diturunkan meskipun kondisinya membaik.
Suara.com - Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick, melontarkan pesan tegas jelang laga kontra Girona FC pada pekan ke-24 LaLiga.
Datang usai kekalahan telak 0-4 dari Atlético de Madrid di leg pertama semifinal Copa del Rey, Flick menegaskan timnya harus segera bangkit dan memperbaiki banyak aspek, termasuk konsistensi permainan serta komunikasi dengan perangkat pertandingan.
Flick mengakui hasil di Stadion Metropolitano menjadi pelajaran penting. Namun ia memastikan ruang ganti Barcelona tetap penuh optimisme.
“Saya melihat kepercayaan diri hari ini. Kami mencetak gol dalam latihan. Kekalahan itu adalah pelajaran, tetapi hidup terus berjalan,” tegas Flick seperti dilansir dari Cardena Ser.
Menurutnya, kualitas skuad Barcelona cukup untuk mengalahkan siapa pun, asalkan tampil fokus sejak menit pertama.
Ia menyoroti buruknya 45 menit awal saat menghadapi Atletico sebagai faktor utama kekalahan.
Flick menilai Girona sebagai tim yang terorganisir dan berani membangun serangan dari belakang.
Ia meminta anak asuhnya tampil dengan intensitas lebih tinggi dan tempo permainan lebih dinamis dibanding laga-laga sebelumnya.
Flick menekankan pentingnya memulai pertandingan dengan agresivitas sejak detik pertama.
Baca Juga: Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
Isu kepemimpinan wasit juga sempat mencuat usai laga melawan Atletico. Flick mengakui dirinya sempat berbicara langsung dengan wasit seusai pertandingan.
“Saya fokus pada apa yang bisa saya ubah: permainan dan mentalitas. Saya berbicara dengan wasit, komunikasinya baik. Itu bukan alasan kami kalah,” ujarnya.
“Semua manusia bisa melakukan kesalahan. Yang penting adalah kami,tim saya, staf, dan juga perangkat pertandingan, terus berusaha menjadi lebih baik.”
Flick juga memberikan kabar terbaru soal kondisi pemain. Marcus Rashford disebut sudah membaik, tetapi belum siap tampil melawan Girona.
Sebaliknya, Raphinha dipastikan bisa dimainkan. Flick bahkan memuji winger asal Brasil itu sebagai pemain penting yang mampu meningkatkan dinamika dan intensitas tim.
Pelatih asal Jerman itu menyebut Raphinha sebagai salah satu pemain terbaik musim lalu.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Potensi Ciro Alves dan 2 Pemain Lagi Sebagai Opsi Penyerang Baru John Herdman
-
Luke Vickyer, Anak Tukang Rumput Lapangan Golf Masih Pikir-pikir Bela Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Bikin 2 Striker Udinese Mati Kutu Hingga Media Italia Beri Pujian Setinggi Langit
-
Masih Ingat Cristiano Lupatelli Kiper Nomor Punggung 10? Begini Kabarnya Saat Ini
-
Menerka Strategi Jose Mourinho Jelang Benfica vs Real Madrid: Bakal Pragmatis atau Menyerang Total?
-
Media Vietnam Pandang Remeh, Labeli Timnas Indonesia Skuad 100 Persen Kalah di Final Piala AFF
-
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung