- Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menyatakan trofi Bundesliga lebih utama daripada rekor gol individu Harry Kane.
- Harry Kane telah mencetak 26 gol Bundesliga musim ini, kini mengejar rekor 41 gol Lewandowski musim 2020/2021.
- Kompany menegaskan fokus utama tim adalah meraih gelar juara liga, bukan pencapaian pribadi Kane.
Suara.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, memberikan pernyataan blak-blakan soal peluang Harry Kane memecahkan rekor gol Bundesliga milik Robert Lewandowski.
Menurut Kompany, trofi Bundesliga jauh lebih penting dibandingkan rekor individu.
“Saya tidak peduli apakah dia memecahkan rekor atau tidak. Dan saya akan mengatakan itu langsung kepadanya,” tegas Kompany seperti dilansir dari Talksport.
Kane baru saja mencapai 500 gol sepanjang kariernya setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0 Bayern atas Werder Bremen.
Striker Inggris itu kini mengoleksi 26 gol Bundesliga musim ini dengan 12 pertandingan tersisa.
Kane memburu rekor 41 gol dalam satu musim liga yang dicetak Lewandowski pada musim 2020/2021, rekor yang sebelumnya mematahkan catatan legendaris Gerd Muller.
Musim debut Kane di Bundesliga berakhir dengan 36 gol dari 32 laga. Kini, performanya sejak Agustus disebut nyaris tak terbendung.
Meski peluang Kane terbuka lebar, Kompany menegaskan fokus utama tim adalah gelar.
“Saya kira gelar liga jauh lebih penting baginya dibandingkan rekor. Tapi mungkin saya salah karena saya dulu bek, bukan striker,” tambah pelatih Bayern Munich itu.
Baca Juga: Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
Secara statistik, Kane memang mendekati torehan Lewandowski. Ia bahkan hanya terpaut dua assist untuk menyamai tujuh assist milik striker Polandia itu pada musim rekor.
Sebelum jeda musim dingin, Kane mengakui rekor tersebut ada dalam pikirannya.
“Rekor itu luar biasa dan sulit dipecahkan. Saya harus menjaga level ini selama empat atau lima bulan lagi. Konsistensi adalah hal tersulit dalam sepak bola,” ujar Kane kepada Sky Sport Germany.
Dengan 12 laga tersisa, peluang Kane masih terbuka. Namun faktor rotasi jelang semifinal atau final Liga Champions bisa menjadi penentu.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Borussia Monchengladbach Krisis: Minus Kevin Diks, Pemain Lain Dianggap Jadi Beban
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Harry Kane Ganas, Bayern Munich Kokoh di Puncak Klasemen usai Libas Werder Bremen
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Bayern Munich Intip Peluang Rekrut John Stones dari Man City Secara Gratis
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan
-
Mustahil Diselesaikan dalam 4 Hari! Tuchel Bongkar Masalah Inggris Jelang Lawan Meksiko
-
Sorot Mata dan Gestur Badan Rayan Cherki Picu Spekulasi Keretakan di Timnas Prancis
-
Kegagalan di Piala Dunia 2026 Berubah Jadi Krisis di Korsel, Pemerintah Turun Tangan
-
Transfer Ban FIFA Tak Mempan? Persib Diam-Diam Rekrut Pemain Baru