Bola / Liga Italia
Senin, 16 Februari 2026 | 20:55 WIB
Direktur Sepak Bola Juventus, Giorgio Chiellini. (Dok. Jventus)
Baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyelidiki kericuhan terowongan setelah laga Inter Milan versus Juventus di San Siro.
  • Petinggi kedua klub, termasuk Chiellini dan Marotta, terlibat adu mulut sengit dengan perangkat pertandingan saat jeda.
  • Sanksi berupa denda atau larangan aktivitas mengancam beberapa tokoh klub berdasarkan laporan resmi wasit.

Suara.com - Duel panas antara Inter Milan dan Juventus di ajang Serie A belum benar-benar usai.

Dua hari setelah laga di San Siro, polemik justru memanas akibat kericuhan di terowongan stadion yang kini dalam penyelidikan resmi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).

Sejumlah petinggi klub disebut terlibat adu mulut sengit saat jeda pertandingan. Sanksi pun mengancam.

Kontroversi bermula dari keputusan wasit Federico La Penna yang mengusir pemain Juventus, Pierre Kalulu, usai dianggap melakukan pelanggaran kepada Alessandro Bastoni.

Ketegangan memuncak saat jeda babak pertama. Direktur Juventus Giorgio Chiellini bersama petinggi klub Damien Comolli mendatangi perangkat pertandingan untuk melayangkan protes keras.

Berdasarkan laporan wasit, keduanya berpotensi dijatuhi sanksi berupa denda atau larangan beraktivitas dalam jangka waktu tertentu.

Situasi semakin panas ketika pelatih Juventus, Luciano Spalletti, disebut terlibat adu argumen dengan Presiden Inter, Giuseppe Marotta.

Tak berhenti di situ, manajer tim Inter, Riccardo Ferri, juga dikabarkan bersitegang langsung dengan direktur teknik Juventus, François Modesto.

Petugas keamanan stadion akhirnya turun tangan untuk mencegah ketegangan berkembang menjadi insiden fisik.

Baca Juga: Hasil Serie A Italia: Penyelamatan Krusial Emil Audero Bikin Pemain Genoa Frustasi

Pihak FIGC seperti dilansir dari Calciomercato, telah membuka investigasi resmi atas insiden tersebut.

Hakim olahraga Gerardo Mastrandrea dijadwalkan mengeluarkan keputusan dalam waktu dekat, meski tidak menutup kemungkinan adanya penyelidikan tambahan melalui laporan inspektur federasi yang hadir di stadion.

Kontributor: Adam Ali

Load More