- Jurgen Klopp kembali ke dunia sepak bola sebagai pundit
- Meski banyak yang berharap ia kembali melatih, Klopp menegaskan bahwa comeback-nya tidak terkait dengan kursi manajer
- Klopp tetap terlibat dalam industri sepak bola lewat berbagai posisi
Suara.com - Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, akhirnya kembali ke dunia sepak bola.
Namun bukan sebagai pelatih, melainkan sebagai pundit resmi Piala Dunia 2026 untuk platform Magenta TV.
Kepastian ini diumumkan Klopp melalui sebuah video kreatif yang diunggah di media sosial, Jumat (14/11).
Dalam video tersebut, Klopp awalnya menggoda publik dengan narasi seolah ia akan kembali ke pinggir lapangan sebagai pelatih.
Namun menjelang akhir video, ia menegaskan bahwa comeback-nya bukan di kursi manajer.
“Kembali ke pinggir lapangan? Tidak sebagai manajer. Saya akan menjadi pundit Magenta TV untuk Piala Dunia 2026,” ujar Klopp sambil tersenyum dilansir dari The Express.
Klopp menggambarkan bagaimana atmosfer stadion, rumput di bawah kaki, hingga riuhnya penonton kembali membuat hatinya gatal ingin terlibat di sepak bola.
Dalam video itu, ia berjalan di dalam stadion sambil mengenang sensasi yang lama ia tinggalkan sejak pamit dari Liverpool pada 2024.
“Rumput di bawah kaki, suasana panas di stadion, saya ingin kembali merasakannya dari dekat,” ungkapnya.
Baca Juga: Apa Rahasia Timnas Norwegia Bisa Lolos ke Piala Dunia Setelah Absen 27 Tahun?
Namun ia menegaskan sekali lagi, bukan sebagai pelatih.
Sejak meninggalkan Anfield pada musim panas 2024, Klopp memang berkali-kali menolak tawaran melatih.
Meski begitu, ia tetap aktif di dunia sepak bola.
Pada Januari 2025, ia menerima posisi sebagai Head of Global Football di grup Red Bull.
Beberapa bulan kemudian, ia bergabung dengan panel ahli Bundesliga untuk membantu pengembangan sepak bola Jerman.
Klopp menyampaikan bahwa ia akan bertugas mulai 11 Juni 2026 di Meksiko, salah satu dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia bersama Kanada dan Amerika Serikat.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Apa Rahasia Timnas Norwegia Bisa Lolos ke Piala Dunia Setelah Absen 27 Tahun?
-
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pelatih Timnas Nigeria Klaim Kongo Pakai Ilmu Santet
-
Calon Pelatih Timnas Indonesia: Kelebihan Heimir Hallgrimsson yang Tak Dimiliki Timur Kapadze
-
Manchester United Saling Sikut dengan Liverpool Demi Rekrut Striker Rp1,02 T
-
Portugal Pesta 9 Gol, Suporter Sebut Tim Lebih Baik Tanpa Cristiano Ronaldo
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Alasan Emosional di Balik Tangis Cristiano Ronaldo saat Kenakan Jersey No.21 Portugal
-
Luis de la Fuente Sanjung Magis Mikel Oyarzabal Saat Spanyol Bantai Austria
-
Australia vs Mesir: Sanggupkah Socceroos Jadi Penyelamat Wajah Asia?
-
Austria Dibantai Spanyol, David Alaba Sebut Hydration Break Ubah Jalannya Pertandingan
-
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Jadi Pencetak Gol Tertua di Fase Knockout Piala Dunia!
-
Cristiano Ronaldo Pecahkan Kutukan Fase Gugur, Intip Rekornya usai Portugal Singkirkan Kroasia
-
Hasil Portugal vs Kroasia, Ronaldo Senyum Lebar ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Mohamed Salah Siap Tempur Melawan Australia Setelah Pulih dari Cedera Hamstring
-
Lamine Yamal: Piala Dunia 2026 Dimulai Sekarang Setelah Spanyol Lolos 16 Besar
-
Hasil Portugal vs Kroasia Piala Dunia 2026, Ronaldo Sulit Cetak Gol di Babak 1