Suara.com - Timnas Malaysia kini berada di bawah bayang-bayang kelam ancaman sanksi berat dari AFC. Namun, di tengah krisis yang bisa mengubur mimpi mereka ke Piala Asia 2027 sang kapten, Dion Cools, menunjukkan mentalitas baja dan mengirimkan pesan tegas: skuad Harimau Malaya menolak terdistraksi.
Jelang laga krusial melawan Nepal, Selasa (18/11/2025) malam WIB, fokus tim seharusnya tertuju pada bagaimana mengamankan tiga poin dan mengokohkan posisi di puncak klasemen Grup F. Namun, isu di luar lapangan jauh lebih panas.
Malaysia terancam kehilangan enam poin krusial akibat memainkan pemain naturalisasi ilegal dalam kemenangan atas Nepal dan Vietnam.
Jika banding mereka ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) gagal, dua kemenangan itu akan dibatalkan, dan impian mereka hampir pasti akan sirna.
Menanggapi situasi genting ini, Dion Cools menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya telah membuat pilihan sadar untuk mengabaikan kebisingan di luar lapangan.
Bagi mereka, tugas utamanya adalah apa yang bisa mereka kendalikan: performa di atas rumput.
"Tentu saja, apa yang bisa kami kendalikan, akan kami kendalikan," kata Cools dikutip dari Arena Metro.
"Untuk saat ini, para pemain dan staf hanya perlu menjalankan tugas kami dan memastikan kami lolos ke Piala Asia. Itu dimulai dengan kemenangan pada hari Selasa," ujar bek Cerezo Osaka tersebut.
Lebih lanjut, Cools membocorkan suasana di dalam ruang ganti tim. Ia mengungkapkan bahwa meskipun semua orang sadar akan masalah yang ada, mereka secara kolektif memilih untuk tidak membahasnya demi menjaga keharmonisan dan fokus tim.
Baca Juga: Legenda Italia Puji Setinggi Langit Calon Pelatih Timnas Indonesia
"Kami tahu masalahnya, tapi kami tidak benar-benar membicarakannya. Pada akhirnya, kami di sini untuk melakukan pekerjaan kami," tegasnya.
"Kami berlatih, bersenang-senang bersama, dan memiliki semangat tim yang kuat. Semua pemain memiliki mentalitas yang sama, yaitu ingin memenangkan pertandingan berikutnya," pungkas Dion Cools.
Berita Terkait
-
Pelatih Malaysia Bicara 2 Pemain Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2025
-
Eks Wakil Presiden AFF Nilai Vietnam Lebih Layak ke Piala Asia 2027 Dibanding Malaysia
-
Pemain Keturunan Ini Batal Bela Garuda meski Sempat Tampil di Timnas Indonesia U-20
-
PSSI Jangan Naturalisasi Pemain Keturunan Ini! Punya Kaki Kaca Kaya Gareth Bale
-
Miris! Klub Malaysia Ogah Tampung 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar