- Denny Landzaat bergabung dengan staf pelatih Ajax Amsterdam sebagai asisten interim Fred Grim setelah berpisah dari Timnas Indonesia.
- Keputusan ini menyusul kegagalan Timnas Indonesia lolos kualifikasi Piala Dunia 2026, memaksa staf pelatih Belanda tersebut meninggalkan Jakarta.
- Penunjukan Landzaat di Ajax bersifat sementara sambil menunggu penentuan direktur teknik dan pelatih kepala baru klub raksasa Eredivisie tersebut.
Suara.com - Setelah resmi berpisah dengan Timnas Indonesia, Denny Landzaat langsung menemukan pelabuhan baru dalam karier kepelatihannya.
Mantan asisten Patrick Kluivert kini bergabung dengan raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam, hanya satu bulan setelah kontraknya dihentikan PSSI.
Pemutusan kerja sama antara PSSI dan jajaran staf pelatih Timnas Indonesia terjadi usai kegagalan skuad Garuda menembus Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia tersingkir di putaran keempat kualifikasi zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak, yang membuat Patrick Kluivert, Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan tim pelatih asal Belanda lainnya harus angkat kaki dari Jakarta.
Kini, Landzaat mendapat kepercayaan sebagai bagian dari staf pelatih Ajax Amsterdam dan ditunjuk untuk mendampingi pelatih interim Fred Grim, yang menggantikan posisi John Heitinga.
"Ajax telah menunjuk Denny Landzaat untuk sementara sebagai asisten pelatih Fred Grim. Mantan gelandang FC Twente, Feyenoord, dan AZ, antara lain, pernah bekerja dengan Grim di Willem II dan mulai bekerja di De Toekomst pada hari Senin," tulis pemberitaan ESPN Nederland.
Landzaat bergabung dengan Timnas Indonesia pada Januari 2025 dan masa baktinya berakhir Oktober lalu. Mantan gelandang Timnas Belanda yang mencatat 38 caps tersebut memiliki rekam jejak panjang sebagai asisten pelatih di klub-klub Eropa seperti Feyenoord, Lech Poznan, Ferencvaros, dan Willem II—termasuk masa bekerja bersama Fred Grim.
ESPN Nederland juga memberikan gambaran soal status sementara Landzaat yang masih menunggu keputusan akhir manajemen Ajax.
"Penunjukan Landzaat awalnya bersifat sementara. Ajax sedang aktif mencari direktur teknik, setelah itu mereka akan mulai mencari pelatih kepala baru."
Baca Juga: Calon Pelatih Timnas Indonesia Bertemu dengan Luka Modric, Ini yang Dibicarakan
"Jika pelatih kepala baru ini ingin membawa stafnya sendiri dan tidak melihat adanya peran untuk Landzaat, kontraknya dapat diputuskan," lebih lanjut informasi tersebut.
Pada bulan Juni lalu, Landzaat sebenarnya sudah didekati Ajax untuk masuk tim pelatih sebagai asisten John Heitinga. Namun, kala itu ia memilih bertahan di Timnas Indonesia demi fokus membawa Garuda ke Piala Dunia.
Ajax sendiri adalah klub yang sangat berarti bagi Landzaat. Ia merupakan jebolan akademi de Amsterdammers dan sempat dipromosikan ke tim utama pada musim 1995–1996, meskipun hanya tampil dua kali.
Kini, lembaran baru dimulai di kota kelahirannya, dan masa depan Landzaat akan bergantung pada keputusan pelatih kepala yang akan dipilih Ajax dalam waktu dekat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan