-
Timur Kapadze melakukan kunjungan pribadi ke Inggris dan sempat menghadiri sesi latihan Manchester City yang dipimpin Pep Guardiola.
-
Selama di London dan Manchester, ia menonton beberapa laga Premier League dan Piala FA untuk merasakan langsung atmosfer sepak bola Inggris.
-
Kapadze menyebut pengalaman ini sangat berharga dan menjadi modal penting jika ia nantinya ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Sebelum namanya menjadi salah satu calon kuat pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze ternyata sempat datang ke sesi latihan klub raksasa Premier League besutan Pep Guardiola, Manchester City.
Timur Kapadze datang ke Manchester City pada bulan September lalu. Kapadze saat itu berada di London dan Manchester dalam sebuah kunjungan yang ia tegaskan sebagai perjalanan pribadi, bukan tugas resmi maupun program lisensi kepelatihan.
Dalam wawancaranya dengan Championat.Asia, ia mengaku selama ini belum pernah mengunjungi Inggris dan ingin merasakan langsung atmosfer sepak bola Premier League.
“Tujuan utama saya datang ke Inggris adalah untuk menonton pertandingan langsung dan merasakan atmosfernya,” ujar Kapadze.
"Saya hari ini menonton laga West Ham vs Crystal Palace. Besok saya berencana menyaksikan Arsenal vs Manchester City.”
Ia juga berencana menghadiri laga Manchester City di Piala FA melawan Huddersfield serta pertandingan Premier League kontra Burnley.
Dalam kunjungannya ke Manchester, Kapadze berkesempatan hadir di pusat latihan Manchester City dan menyaksikan langsung sesi latihan yang dipimpin Pep Guardiola.
Ia bahkan sempat berbincang dengan sejumlah pemain The Citizens.
Pengalaman ini dinilai sangat berharga bagi Kapadze, mengingat City merupakan salah satu klub dengan sistem permainan dan manajemen sepak bola paling modern di Eropa.
Baca Juga: Malaysia Lebarkan Jarak dari Timnas Indonesia di Ranking FIFA
Meski kunjungan kali ini hanya bersifat pribadi, Kapadze mengaku mendapat wawasan besar dari atmosfer Premier League, yang ia sebut sebagai pengalaman penting bagi setiap pelatih.
Hal ini tentu jadi modal berharga dan sangat penting bagi Timur dan Timnas Indonesia jika ia benar ditunjuk PSSI sebagai pengganti Patrick Kluivert.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Malaysia Lebarkan Jarak dari Timnas Indonesia di Ranking FIFA
-
Penantian 41 Tahun Berakhir, Singapura Susul Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2027
-
Ivar Jenner Penting untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri Berharap PSSI Bisa Rayu FC Utrecht
-
Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Timur Kapadze Tiba di Jakarta Pekan Ini
-
Dilatih Indra Sjafri, Ivar Jenner Sebut Timnas Indonesia U-22 Kaya Taktik
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi