- Arsenal mengakhiri kerja sama dengan Visit Rwanda akibat tekanan moral dan reputasi.
- Protes suporter menjadi faktor utama keputusan penghentian sponsor.
- Penghentian kerja sama Arsenal mengikuti tren klub besar lain yang mengambil langkah serupa.
Suara.com - Arsenal akhirnya mengonfirmasi penghentian kerja sama sponsorship dengan Visit Rwanda setelah delapan tahun berjalan.
Keputusan ini diumumkan pada Rabu (19/11), menyusul tekanan yang semakin besar dari para suporter yang mempertanyakan nilai moral dan reputasi klub terkait kesepakatan tersebut.
Kerja sama Arsenal–Visit Rwanda dimulai pada 2018 sebagai sponsor resmi di lengan jersey, dengan nilai awal sekitar £10 juta per musim.
Kontrak itu kemudian diperpanjang hingga 2026, menjadikan Visit Rwanda salah satu kemitraan komersial terbesar klub.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, hubungan ini memicu kritik tajam, baik dari suporter maupun politisi Inggris.
Protes muncul karena situasi geopolitik di kawasan Afrika Tengah.
Pemerintah Republik Demokratik Kongo menuduh Rwanda mendukung kelompok pemberontak M23 yang terlibat dalam konflik dan menyebabkan ribuan korban jiwa.
Konflik tersebut, menurut banyak pendukung Arsenal, memberikan citra negatif bagi klub yang selama ini mengedepankan nilai-nilai komunitas dan etika.
Tekanan memuncak pada April lalu setelah Visit Rwanda meneken kerja sama baru dengan Atletico Madrid.
Baca Juga: Arsenal Terancam Kehilangan Gabriel Magalhaes Dalam Waktu Lama, Arteta Bakal Lakukan Apa?
Sejumlah suporter Arsenal menggelar kampanye “Visit Tottenham” sebagai bentuk sindiran keras kepada manajemen klub.
Arsenal Supporters Trust (AST) juga menyampaikan protes resmi, meminta klub mengutamakan reputasi daripada pendapatan komersial.
Dalam rapat Dewan Penasihat Klub, AST menyampaikan bahwa kemitraan tersebut bertentangan langsung dengan nilai-nilai Arsenal, apalagi setelah pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Rwanda terkait isu keamanan dan kemanusiaan.
Menanggapi kontroversi dan tekanan publik, Arsenal dan Rwanda Development Board sepakat untuk mengakhiri kerja sama pada Juni 2026, lebih cepat dari rencana sebelumnya.
Dalam pernyataan resminya, klub menyebut bahwa keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi Visit Rwanda untuk diversifikasi pasar dan memperluas kerja sama sportainment ke berbagai negara lain.
Arsenal juga menegaskan bahwa kolaborasi delapan tahun itu telah melampaui target awal, termasuk promosi pariwisata dan konservasi Rwanda, serta mendukung pengembangan sepak bola akar rumput di Afrika.
Berita Terkait
-
Arsenal Terancam Kehilangan Gabriel Magalhaes Dalam Waktu Lama, Arteta Bakal Lakukan Apa?
-
Arsenal Buang-buang Duit Rp1,4 T, Legenda MU: Viktor Gyokeres Akan Tenggelam
-
Arsenal Bakal Lepas 3 Pemain, Martinelli hingga Ben White Masuk Daftar
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, Gabriel Magalhaes Dicoret dari Timnas Brasil
-
Arsenal dan MU Rebutan Saudara Kembar Jurrien Timber, Dortmund Tak Mau Kalah
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Kurniawan Benahi Mental dan Intensitas Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Jadi Andalan di Timnas Indonesia, Elkan Baggott dan Ole Romeny Justru Tersisih di Klubnya
-
Jelang Piala AFF U-17 2026, Persiapan Timnas Indonesia Sudah Oke
-
Pluim Bahas Akar Polemik Pasporgate Pemain Timnas Indonesia: Ada Pembiaran dan Janji Palsu Agen
-
3 Klub Eropa Dirumorkkan Ingin Boyong Eliano Reijnders dari Persib
-
Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Kepedean Bisa Juara
-
Setelah Mo Salah dan Robertson, Giliran Alisson Becker Berpotensi Angkat Kaki dari Liverpool
-
Kurniawan Berikan Update Terkini Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Jadwal Lengkap dan Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-17 2026
-
Misi Wajib Menang! Persija Ngebut Kejar Persib di Puncak Klasemen