-
Pelatih Bulgaria memuji investasi besar dan target ambisius Indonesia menuju Piala Dunia 2030.
-
Timnas Bulgaria akan mengandalkan pemain muda dalam turnamen FIFA Series di Indonesia nanti.
-
Indonesia terus berupaya menjadi tuan rumah Piala Dunia masa depan di bawah asuhan Herdman.
Suara.com - Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, melontarkan penilaian menarik jelang FIFA Series 2026. Ia secara terbuka memuji perkembangan dan ambisi besar Timnas Indonesia yang akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut.
Bulgaria dijadwalkan tampil pada FIFA Series 27-31 Maret 2026 di Indonesia bersama Timnas Kepulauan Solomon dan Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Dimitrov menilai tuan rumah bukan sekedar peserta biasa, melainkan tim dengan visi besar menuju pentas dunia.
Ia menyoroti target Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2030 serta ambisi menjadi tuan rumah turnamen edisi 2034 atau 2038.
“Mereka berinvestasi sangat besar dalam sepak bola,” ujar Dimitrov dilansir dari media Bulgaria, Topsport.
Target mereka adalah lolos ke Piala Dunia 2030 dan ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 atau 2038, jelasnya.
Untuk edisi 2034, FIFA memang telah menetapkan Arab Saudi sebagai tuan rumah sejak Oktober 2023. Namun Indonesia tetap disebut memiliki mimpi besar menembus Piala Dunia 2030.
Upaya itu dilakukan dengan menunjuk John Herdman sebagai pelatih, setelah sebelumnya gagal bersama Patrick Kluivert dalam upaya menuju edisi 2026.
Terkait Piala Dunia 2038, Indonesia sempat dikabarkan tertarik untuk ikut dalam kontestasi tuan rumah dan bahkan diisukan menjajaki peluang bersama Australia.
Baca Juga: Paling Konsisten di Klub, Emil Audero Bisa Geser Maarten Paes Sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Selain membahas ambisi Indonesia, Dimitrov juga melihat tren pergeseran perhatian pusat sepak bola dunia ke Asia yang kian nyata.
“Memang benar perjalanannya akan berat, tapi kita melihat bahkan pertandingan piala domestik negara lain pun kini diadakan di Asia,” jelasnya.
"Kami berkomunikasi baik dengan klub-klub. Berdasarkan rencana awal, kami akan mengistirahatkan pemain paling berpengalaman dan memberikan kesempatan kepada pemain muda. Mungkin akan ada debutan," terangnya.
Langkah tersebut diambil karena sejumlah pemain senior Bulgaria masih diturunkan ke kompetisi liga. Dimitrov tak ingin mengambil risiko terhadap kondisi fisik mereka.
“Kami berencana menyimpan 3-4 pemain senior demi menjaga kondisi mereka di tengah kompetisi liga yang sedang berjalan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan