- Eks Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, mengancam akan membeberkan nama wasit merugikan dalam kampanye di Girona.
- Laporta menilai ada pola keputusan wasit yang merugikan Barcelona berulang kali dan berniat membela klub.
- Ia menyindir adanya perlakuan berbeda terhadap rival klub ibu kota ketika performa mereka menurun.
Suara.com - Eks Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, melontarkan pernyataan keras terkait kepemimpinan wasit di kompetisi domestik Spanyol.
Dalam sebuah acara kampanye di Girona, Laporta bahkan mengancam akan membeberkan nama-nama pengadil yang dianggapnya merugikan Blaugrana.
Laporta menilai ada pola berulang dalam sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan Barcelona.
“Ada beberapa wasit yang ketika memimpin laga kami, mereka merugikan kami. Maaf atas ungkapannya, tapi memang begitu. Ini bukan sekali terjadi, melainkan berkali-kali,” tegas Laporta dalam pidatonya dikutip dari AS.
Ia menambahkan bahwa dalam situasi serupa, keputusan justru bisa berbalik arah dan dinilai merugikan Barcelona.
“Saya bisa menyebutkan nama mereka semua,” ujarnya.
Laporta juga menyuarakan keyakinannya bahwa Barcelona tengah menghadapi tekanan dari berbagai arah, bukan hanya di dalam lapangan.
“Kami membela Barcelona melawan segalanya dan semua pihak. Ada yang tidak tahan dengan apa yang kami wakili dan capai. Secara olahraga mereka tidak bisa menghentikan kami, jadi ini satu-satunya cara,” katanya.
Tak hanya menyinggung wasit, Laporta turut melontarkan kritik terselubung kepada rival abadi, Real Madrid.
Baca Juga: Hansi Flick Akui Barcelona Bertahan Sangat Buruk Hingga Tumbang di Markas Girona
Ia menuding adanya perlakuan berbeda terhadap klub ibu kota tersebut, terutama saat performa mereka menurun.
“Ketika kami sedang menurun, mereka mencoba menghantam kami. Tapi ketika yang lain menurun, mereka dibantu. Mereka sudah belajar berenang dan menjatuhkan diri dengan sangat baik di kolam,” sindirnya.
Laporta juga menyinggung surat resmi klub kepada Federasi Sepak Bola Spanyol terkait sejumlah keputusan kontroversial.
Ia mencontohkan insiden yang melibatkan Jules Kounde yang disebutnya mendapat pelanggaran jelas, serta situasi penalti terhadap Lamine Yamal yang dinilai tidak ditangani dengan tepat.
“Klub telah mengirim surat yang argumentatif dan konstruktif kepada federasi. Kami tidak ingin terus-menerus mengeluh, tetapi kami harus bersikap jelas,” ujar Laporta.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal
-
Comeback ke JIS, Gelandang Brasil Ingin Lanjutkan Tren Positif Persija
-
Tak Peduli Nama Besar, Pelatih Persija Minta Zijlstra hingga Pattynama Kerja Keras Rebut Starting XI
-
Pelatih Bulgaria Blak-blakan Soal Ambisi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
-
Usai Ketemu Klub Maarten Paes, Justin Hubner Bakal Hadapi Miliano Jonathans
-
Erick Thohir Bantah Tudingan Media Malaysia Soal Dalang Aduan FIFA: Maaf, Saya Kelasnya Tak di Situ
-
Respons Shin Tae-yong Lihat Pemain Naturalisasi Asuhannya Berbondong-bondong ke Super League
-
Bojan Hodak Buka Suara Mengenai Masa Depan Adam Przybek
-
Persaingan Bek Kiri Timnas Indonesia Sengit, Ini Reaksi Shayne Pattynama