Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:05 WIB
Timnas Indonesia (PSSI)
Baca 10 detik
  • Aleksandar Dimitrov memimpin Bulgaria dalam FIFA Series 2026 yang berlangsung di Indonesia Maret mendatang.

  • Pelatih Bulgaria tersebut pernah berkarier di Persipura Jayapura dan asisten pelatih Timnas Indonesia.

  • Dimitrov menyebut sepak bola di Indonesia sudah dianggap sebagai agama bagi para pendukungnya.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola internasional menjelang perhelatan bergengsi di tanah air Indonesia. Timnas Indonesia.

Aleksandar Dimitrov selaku juru taktik Timnas Bulgaria memberikan testimoni luar biasa mengenai kondisi olahraga di Indonesia.

Pelatih bertangan dingin tersebut mengaku sangat terkesan dengan gairah besar yang ditunjukkan oleh masyarakat setempat.

Dimitrov akan kembali menginjakkan kaki di nusantara untuk memimpin skuadnya dalam ajang FIFA Series 2026 mendatang.

Kompetisi tersebut rencananya akan digelar pada bulan Maret dengan melibatkan empat negara dari berbagai benua.

Misi Bulgaria di FIFA Series 2026

Kepastian partisipasi tim asal Eropa ini telah mendapatkan lampu hijau secara resmi dari otoritas tertinggi sepak bola.

“FIFA telah mengkonfirmasi bahwa kami akan berpartisipasi dalam turnamen di Indonesia,” ujar Dimitrov dinukil dari media Bulgaria, Topsport.

Dimitrov menilai ajang ini merupakan platform yang sangat strategis untuk menguji kemampuan para pemain asuhannya.

Baca Juga: 4 Pemain Anyar yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026

Ia percaya bahwa bertemu dengan tim dari belahan dunia lain akan memberikan warna baru bagi permainan mereka.

"Ini adalah edisi kedua, turnamen ini terus berkembang dan akan memberi kami kesempatan untuk menghadapi gaya sepak bola yang berbeda, tim dari benua lain dengan mentalitas yang berbeda pula."

Peluang Komunikasi dan Adaptasi Gaya Bermain

Arsitek tim berusia 49 tahun tersebut menekankan pentingnya aspek komunikasi dalam membangun kekuatan skuad internasional yang solid.

“Ini akan membantu kami dari sudut pandang komunikasi,” jelas arsitek berusia 49 tahun tersebut.

Bagi publik sepak bola nasional sosok Dimitrov sebenarnya bukanlah orang asing karena pernah berkarier di liga domestik.

Tercatat pria asal Bulgaria ini pernah mengenakan seragam kebesaran Persipura Jayapura pada rentang tahun 2003 hingga 2005.

Pengalaman panjang di klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut memberikan ikatan emosional yang kuat dengan atmosfer lapangan hijau.

Kenangan Manis Bersama Persipura dan Timnas

Setelah memutuskan berhenti sebagai pemain ia sempat menjabat sebagai asisten pelatih di klub yang sama pada 2006.

Karier kepelatihannya di Indonesia semakin menanjak saat ia mendampingi Ivan Kolev di level tim nasional tahun 2007.

Dari perjalanan panjang itulah ia memahami betul betapa militannya para pendukung sepak bola yang ada di Indonesia.

Antusiasme yang sangat masif dari para suporter di tribun stadion menjadi memori yang tidak mungkin terlupakan baginya.

"Saya menghabiskan tiga tahun yang indah di Indonesia. Di sana, sepak bola adalah agama. Bahkan saat latihan saja bisa dihadiri hingga 5.000 orang," imbuh Dimitrov.

Analisis Kekuatan Pemain di Antalya Turki

Dimitrov merasa sangat terbantu dengan memori masa lalunya untuk mempersiapkan tim menghadapi tantangan di FIFA Series 2026.

Demi hasil maksimal ia telah melakukan pemantauan intensif terhadap performa para pemainnya di wilayah Antalya Turki.

Ia didampingi oleh Yavor Valchinov untuk mengamati secara detail perkembangan fisik dan teknik setiap individu dalam tim.

Dukungan penuh dari otoritas sepak bola negaranya menjadi modal penting dalam menjalankan proses pemantauan pemain tersebut.

“Saya ingin berterima kasih kepada Federasi Sepak Bola Bulgaria karena telah mengatur perjalanan ini untuk saya dan Yavor Valchinov,” tutur Dimitrov.

Laporan Komprehensif Untuk Direktur Olahraga Bulgaria

Kesempatan melihat aksi pemain di liga luar secara langsung dianggapnya sebagai momen yang sangat berharga dan langka.

"Selain tim-tim Bulgaria, ada banyak pemain lokal di tim lain dan kami berhasil melihat mereka secara langsung, sesuatu yang jarang bisa kami lakukan. Selain itu, saat ini semua pemain mendapatkan waktu bermain yang sama."

Tim kepelatihan Bulgaria rutin menyaksikan beberapa pertandingan dalam satu hari demi mendapatkan data yang benar-benar akurat.

Data-data tersebut nantinya akan diolah secara profesional menjadi sebuah laporan teknis yang sangat mendalam bagi manajemen tim.

“Kami menonton beberapa pertandingan sehari, melakukan analisis, dan akan menyiapkan laporan untuk dipresentasikan kepada direktur olahraga,” pungkasnya.

Turnamen FIFA Series 2026 di Indonesia dipastikan akan menyedot perhatian banyak pasang mata dari seluruh penjuru dunia.

Selain Bulgaria dan tuan rumah Indonesia ajang ini juga akan diramaikan oleh Kepulauan Solomon serta Saint Kitts dan Nevis.

Pertemuan lintas benua ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara secara signifikan.

Dimitrov kini fokus penuh untuk membuktikan kualitas Bulgaria di tengah gemuruh suara suporter Indonesia yang sangat ia kagumi.

Persiapan matang yang telah dilakukan di Turki diharapkan menjadi kunci sukses bagi perjalanan mereka di bulan Maret nanti.

Dunia kini menanti bagaimana racikan strategi Dimitrov berhadapan dengan fanatisme luar biasa dari publik sepak bola tanah air.

Load More