- Haiti berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 menandai penampilan kedua setelah 1974.
- Kemenangan ini memicu perayaan besar di berbagai kota seperti Port-au-Prince
- Beberapa pemimpin geng, termasuk Jimmy Barbecue Cherisier, turut merayakan keberhasilan tim nasional
Suara.com - Haiti kembali tersenyum setelah lebih dari 50 tahun, saat negara yang dilanda kekerasan geng ini berhasil lolos ke Piala Dunia 2026.
Warga di jalanan Haiti seperti Port-au-Prince, dan kota-kota lain seperti Cap-Haitien dan Miragoane langsung berpesta usai kemenangan Haiti 2-0 atas Nikaragua.
Kemenangan ini memastikan Haiti lolos ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ini merupakan penampilan kedua Haiti di Piala Dunia, setelah terakhir kali mereka tampil pada 1974 di Jerman Barat.
Lolosnya Haiti ke Piala Dunia 2026 seperti pelepas dahaga untuk warga lokal yang tiap harinya terancam dengan kekerasan antar geng di negara tersebut.
Haiti saat ini dikenal dengan negara yang wilayahnya hampir 90 persen dikuasai oleh geng kriminal.
Nah menariknya saat Haiti dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 beberapa pemimpin geng tampak ikut merayakan kemenangan tim nasional, termasuk Jimmy Barbecue Cherisier, pemimpin koalisi geng Viv Ansanm.
Warga yang biasanya terpaksa tinggal di rumah keluar ke jalanan, menari mengikuti musik rara, salah satu alunan khas Haiti, dan menyalakan kembang api.
Beberapa pendukung tampil tanpa baju, mengibarkan bendera, dan bersorak riuh sepanjang malam.
“Seharusnya saya tidak berada di jalanan jam segini, tapi untuk Haiti, saya tetap merayakannya,” kata Widenie Bruno salah satu warga lokal seperti dilansir dari France24
Baca Juga: Suriname ke Playoff Piala Dunia 2026, Diperkuat Pemain Keturunan yang Urung Bela Timnas Indonesia
Bagi banyak warga, momen kemenangan Haiti ini lebih dari sekadar sepak bola. Ini adalah simbol persatuan nasional, harapan, dan kebanggaan di tengah kesulitan yang berkepanjangan.
“Saya bangga pada Haiti, saya akan merayakan malam ini sampai habis-habisan,” ujar seorang pendukung muda.
“Besok mungkin bangun dengan perut kosong, tapi malam ini kita merayakan sebagai satu bangsa.”
Meskipun penuh kegembiraan, perjalanan Haiti ke Piala Dunia tidaklah mudah.
Karena masalah keamanan, semua laga kandang kualifikasi Haiti harus digelar di Curacao.
Selain itu, warga Haiti mungkin tidak bisa menyaksikan tim nasional mereka langsung di lapangan di AS, karena kebijakan larangan masuk Amerika Serikat bagi warga Haiti yang diberlakukan oleh pemerintahan Donald Trump pada Juni lalu.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Suriname ke Playoff Piala Dunia 2026, Diperkuat Pemain Keturunan yang Urung Bela Timnas Indonesia
-
Curacao Lolos ke Piala Dunia 2026, Striker Persis Solo Jadi Top Skor
-
Ingatkan Irak, Graham Arnold: Kami Masih Belum Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Ambisi Juara Piala Dunia 2025, Hajime Moriyasu Belum Puas usai Jepang Hajar Bolivia 3-0
-
Beri Pujian, Presiden FIFA Sebut Kisah Curacao Menginspirasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut